Powered By Blogger

Rabu, 23 Januari 2019

10 Kutipan Viral Ini Punya Makna Faktual Vs Kiasan yang Beda Tipis


Kita sering membaca kutipan atau quotes yang dibuat oleh akun-akun tertentu dan dipublikasikan di beberapa media sosial seperti Instagram dan Facebook. Kutipan-kutipan tersebut ada yang diambil dari perkataan-perkataan publik figur, diambil dari buku-buku fiksi dan non-fiksi atau bahkan dari anonim sekalipun.

Pada dasarnya kutipan tersebut merupakan ringkasan singkat pengalaman hidup atau opini seseorang perihal kehidupan. Beberapa kutipan tersebut layaknya zodiak yang dapat dijadikan penegasan, pembenaran atau alasan oleh seseorang terhadap suatu hal yang tidak dapat kita mengerti atau pahami.

Namun demikian, jika kita pikirkan lebih jauh lagi beberapa kutipan berikut ini sedikit banyaknya sudah tidak relevan dan hanya menjadi ungkapan semata. Berikut ini daftar beberapa ungkapan dan kutipan yang sering kita dengar sebagaimana diinformasikan dari Alux.com (8/11/17) beserta interpretasi yang menjadi alasan benar dan tidaknya, serta beberapa kutipan anonim lainnya yang pernah diposting di media sosial.

1. Be yourself

Jika seseorang dapat sukses hanya dengan menjadi dirinya sendiri, maka tidak ada gunanya belajar. Seharusnya kita menjadi versi terbaik dari diri kita. Hal ini berarti bahwa kita selalu memperbaiki dan memperbaharui kemampuan dan keterampilan yang sesuai dan mencerminkan diri kita.

2. If you work hard, you can achieve anything

Jika hanya dengan bekerja keras seseorang dapat menjadi sukses maka buruh atau pekerja kasar akan menjadi orang yang akan memimpin dunia. Pada kenyataannya, kita memerlukan lebih dari sekedar bekerja keras. Kita pun mesti memiliki beragam kecakapan-kecakapan tertentu, pendidikan yang cukup, strategi dalam mencapai beberapa sasaran untuk sukses dalam sebuah bidang dan banyak hal lainnya.

3. What doesn't kill you makes you stronger

Tidak semua kesulitan hidup yang dilalui membuat kita menjadi lebih kuat. Tidak jarang seseorang yang mengalami peristiwa buruk membuatnya menjadi lumpuh di sisa umur hidupnya.

Tidak hanya berdampak pada hidupnya, namun juga akan berdampak pada hidup orang-orang di sekitarnya. Apa yang kita miliki saat ini terbatas, dan kesempatan tidak selamanya ada.

4. Everything happens for a reason

Kita kerap mencari makna di balik setiap peristiwa yang diterjadikan pada diri kita. Namun ketika kita berpikir bahwa ada sebab yang menjadi faktor pemicu suatu peristiwa terjadi maka kita tidak akan sibuk mencari-cari makna. Peristiwa terjadi karena seseorang berupaya mewujudkannya terjadi atau merupakan sebuah reaksi dari suatu aksi.

Hal yang logis ialah ada sebab ada akibat, ada aksi akan ada reaksi. Hidup terus berjalan, kita akan dapat memaknai peristiwa yang telah terjadi pada saatnya, ketika kita telah dapat memahaminya.

5. Do what you love

Kita tidak dapat hanya melakukan apa yang kita sukai saja, kecuali apa yang kita suka lakukan itu dapat memenuhi kebutuhan hidup atau membuat hidup kita berkecukupan.

Jika tidak, maka passion saja tidak cukup, karena kebanyakan yang kita konsumsi saat ini tidak gratis. Bahkan hidup sesuka kita pun tidak berdampak dan bermanfaat baik bagi diri dan orang-orang di sekitar kita.

6. Time heals all wounds


Luka fisik maupun batin yang dibiarkan lama berlarut tidak menjadikannya sembuh. Ini membuktikan bahwa waktu bukanlah obat. Ada beberapa hal yang dapat meninggalkan kerusakan permanen pada diri seseorang. Luka pun memiliki bekas yang dapat terluka kembali jika tertoreh.

Kita hanya berupaya hidup dengan luka tersebut. Jika ada yang berkata bahwa waktu menyembuhkan luka apapun, maka itu karena dirinya tidak mengalaminya.

7. Always follow your heart



Mengikuti kata hati bisa bermakna mengikuti passion atau intuisi. Namun demikian passion atau intuisi mesti telah terlatih dari serangkaian peristiwa dan pengalaman tertentu untuk dapat dipertimbangkan sebagai opsi dalam memutuskan sesuatu hal.

Jika mengikuti kata hati hanya sebagai alasan untuk melakukan hal sesuka hati, maka lebih baik gunakan akal sehat dibandingkan kata hati.

8. You're so young, you have all the time in the world

Kita memiliki waktu luang dan kesempatan yang terbatas. Kita dapat saja merasa bahwa 10 tahun ke depan atau usia 50 hingga 60 tahun adalah waktu yang masih panjang bagi kita. Namun apa yang kita dapatkan di masa depan pada usia 50an dan 60an adalah upaya-upaya yang kita lakukan saat ini. Pikirkan baik-baik. Kecuali mendapat warisan, kita tidak mendapatkan suatu hal secara instan dan sejatinya dunia senantiasa berubah.

9. God never gives you a burden you can't carry


Kutipan itu memang benar, bahwa Tuhan tidak membebani seseorang kecuali dengan kesanggupannya. Namun jika kita renungkan dan perhatikan sekitar kita, kadang-kadang ada sedikit faktor ketidakadilan yang menyebabkannya terjadi. Misalnya, beban kerja dan tanggung jawab yang di luar batas kemampuan seseorang.

Lalu apakah kita hanya dapat menerima beban hidup yang ditanggung adalah sesuatu yang diyakini sanggup kita hadapi dan lakukan saja?

10. Good things comes to those who wait


Kecuali jika kita tengah menunggu hasil pengumuman ujian, wawancara atau undian, kita tidak akan mendapatkan apapun. Bahkan hutang seseorang pada kita pun mesti kita ingatkan, datangi dan tagih agar tidak lupa dibayar.

Hal-hal baik datang pada mereka yang bangun lebih pagi, berupaya mewujudkan dan mendapatkan hal-hal yang baik untuk diri mereka sendiri setiap hari. Bukan waktu yang membuat kita mendapatkan sesuatu, namun besar upaya yang kita lakukan untuk mendapatkannya.

0 komentar:

Posting Komentar

Related image