Gabung Sekarang Juga Bersama NATION4D.ME TOGEL DAN CASINO ONLINE TERBAIK

Selamat Datang Bersama Nation4D.Me Situs Togel & Casino Terpercaya. Dengan menyediakan Banyak Event dan Pelayanan Terbaik ^_^. Dengan Respon Cepat Staff Nation4D Kami 24 Jam Nonstop ^_^. Langsung hubungi kami Via Live Chat Atau BBM 2B30FEF9 & WA +855 9384 1740. Terima Kasih

Gabung Sekarang Juga Bersama NATION4D.ME TOGEL DAN CASINO ONLINE TERBAIK

Selamat Datang Bersama Nation4D.Me Situs Togel & Casino Terpercaya. Dengan menyediakan Banyak Event dan Pelayanan Terbaik ^_^. Dengan Respon Cepat Staff Nation4D Kami 24 Jam Nonstop ^_^. Langsung hubungi kami Via Live Chat Atau BBM 2B30FEF9 & WA +855 9384 1740. Terima Kasih

Gabung Sekarang Juga Bersama NATION4D.ME TOGEL DAN CASINO ONLINE TERBAIK

Selamat Datang Bersama Nation4D.Me Situs Togel & Casino Terpercaya. Dengan menyediakan Banyak Event dan Pelayanan Terbaik ^_^. Dengan Respon Cepat Staff Nation4D Kami 24 Jam Nonstop ^_^. Langsung hubungi kami Via Live Chat Atau BBM 2B30FEF9 & WA +855 9384 1740. Terima Kasih

Gabung Sekarang Juga Bersama NATION4D.ME TOGEL DAN CASINO ONLINE TERBAIK

Selamat Datang Bersama Nation4D.Me Situs Togel & Casino Terpercaya. Dengan menyediakan Banyak Event dan Pelayanan Terbaik ^_^. Dengan Respon Cepat Staff Nation4D Kami 24 Jam Nonstop ^_^. Langsung hubungi kami Via Live Chat Atau BBM 2B30FEF9 & WA +855 9384 1740. Terima Kasih

Gabung Sekarang Juga Bersama NATION4D.ME TOGEL DAN CASINO ONLINE TERBAIK

Selamat Datang Bersama Nation4D.Me Situs Togel & Casino Terpercaya. Dengan menyediakan Banyak Event dan Pelayanan Terbaik ^_^. Dengan Respon Cepat Staff Nation4D Kami 24 Jam Nonstop ^_^. Langsung hubungi kami Via Live Chat Atau BBM 2B30FEF9 & WA +855 9384 1740. Terima Kasih

Powered By Blogger

Kamis, 31 Desember 2020

Mula Kemunculan Sihir dan 3 Hal yang Jarang Orang Tahu tentang Yunani Kuno


Peradaban Yunani memang tak ada habis-habisnya jika ditelisik lebih dalam. Mulai dari sejarah, ekonomi, hingga sains, semuanya tak bisa lebas dari perkembangan peradaban Yunani kuno yang begitu pesat.  

Paul Chrystal, misalnya, penulis The Ancient Greeks in 100 Facts, pun mengakui bahwa Yunani memiliki segala catatan panjang nan penting mengenai peradaban manusia. Para pemikir dan filsuf ternama juga hidup di sana; dan mereka menghasilkan berbagai karya fenomenal yang masih dapat diandalkan sebagai referensi hingga kini. 

Bagaimanapun, tidak segalanya jernih dan diketahui secara gamblang, ada juga beberapa hal yang sebetulnya misterius di Yunani kuno. Sebagai pengkhususan, Paul kemudian merangkum empat hal yang unik itu, yang paling jarang diketahui oleh publik mengenai Yunani kuno. 

Sejarah penyair Homer yang simpang siur


Kualitas karya penyair Homer tak perlu dipertanyakan lagi,  dengan Iliad dan Odyssey ialah karyanya yang paling dikenal. Seakan tak terikat waktu, meski sudah ditulis pada lebih dari 2000 tahun lalu, karyanya kerap dicatat sebagai rujukan oleh banyak media kontemporer juga catatan ilmiah. 

Meski demikian, bukan berarti tidak ada yang bermasalah dari Homer. Banyak juga yang mempertanyakan eksistensinya. Apakah Homer benar-benar ada? 

Walaupun karya-karyanya sebetulnya sudah bisa dijadikan sebagai bukti eksistensinya, hingga kini ihwal kehidupan Homer masih menjadi topik kontroversial. Pertanyaan lainnya pun muncul, apakah semua karya yang diklaim telah ditulis oleh Homer memang benar karyanya? 

Karena menurut Chrystal, jika memang ada, meski penyair Homer kemungkinan hidup pada abad ke-8 SM, jika hanya melihat umur karya yang masih bertahan hingga saat ini, itu semua belumlah cukup untuk memastikan bahwa Homer ialah penulis atau penyair tunggal pada masanya. Langkah identifikasi perlu dilakukan, sebab mungkin saja ada penulis atau penyair lainnya yang tidak diketahui. 

Awal mula cerita sihir


Walau ilmu pengetahun berkembang pesat di Yunani kuno, orang-orang di sana juga masih gemar terhadap hal-hal mistis. Cerita sihir pertama pun diklaim bermula dari sana. 

Melalui naskah Odyssey, karya penyair Homer, terdapat puisi epik yang menuturkan tentang seorang pahlawan bernama Odisseus. Pahwalan ini diceritakan berkunjung menemui penyihir Circe yang bertongkat.  

Kemudian, walau tidak dijelaskan secara runut, di bagian akhir cerita, penyihir Circe membuat ramuan khusus untuk pasukan Odisseus. Seketika setelah diminum, ramuan ini langsung mengubah mereka menjadi kumpulan babi.  

Wanita dianggap “laki-laki yang cacat”


Kurang lebih ada sekitar 60 naskah yang ditulis oleh 20 ahli medis Yunani kuno, termasuk Hipokrates, yang mengulas ginekologi. Ini adalah ilmu kedokteran yang berkenaan dengan fungsi alat tubuh dan penyakit khusus pada perempuan. 

Terhadap hal tersebut, Hipokrates dan rekan-rekannya percaya bahwa tubuh perempuan terdiri dari daging yang lembut dan lebih keropos dari lelaki. Pada dasarnya mereka pun yakin bahwa perempuan lemah di segala bagian tubuhnya ketimbang pria. 

Namun, pada masa filsuf Aristoteles, keyakinan itu semakin menjadi-jadi. Klaim bahwa pria jauh lebih kuat ketimbang wanita telah menjadi doktrin mutlak. Ini didasari bahwa wanita tidak mampu untuk menghasilkan panas atau kehangatan lebih.  

Karena itu, Aristoteles pun menyimpulkan bahwa perkara tersebut terjadi akibat wanita memiliki "masa melemahkan” atau kini akrab disebut sebagai "menstruasi". Lalu ia juga kerap menyebut “wanita itu tak lengkap” atau “laki-laki yang cacat”. 

Telat menggunakan gajah sebagai senjata perang 


Perang Pyrrhic (280-275 SM) menjadi titik awal mengenai kapan senjata mematikan mulai digunakan manusia dan menyebar ke berbagai negeri. Bukan senjata perisai atau seni pedang, melainkan senjata ampuh pembunuh masal pertama yang efektif pada masa Yunani kuno ialah gajah tempur. 

Ilmuan percaya bahwa sebetulnya penggunaan gajah sebagai alat tempur perang yang efektif pertama kali digunakan di India, melalui epos Mahabarata yang ditulis dalam bahasa sansekerta. Namun, di belahan dunia lain seperti di peradaban Yunani, gajah bisa dibilang hal baru dan butuh waktu dalam penyebaran dan penggunaannya. 

Penyebaran ke wilayah barat ini diduga bermula dari Persia. Pada masa lebih lampau, saat Alexander Agung masih hidup (sekitar pada 331 SM), Persia menurunkan 15 gajah melawan Porus —nama tempat di wilayah Punjabi, Pakistan. Lalu bertambah menjadi 100 gajah ketika mulai bertempur di Sungai Hydaspes.

Gerhana Matahari yang Mengubah Peperangan Menjadi Pernikahan Dua Kerajaan


Seakan merasa diancam oleh sesuatu yang tak terlihat, mereka memutuskan untuk segera menghentikan peperangan dan melangsungkan pernikahan. 

Gerhana Matahari yang Mengubah Peperangan Menjadi Pernikahan Dua Kerajaan

Pada abad ke-6 SM, Raja Cyaxares, penguasa Media (Iran kuno), mengizinkan pengembara Scythia (bangsa nomaden) untuk menetap di kerajaannya. Sebagai imbalan atas keramahan Cyaxares, orang-orang Scythia memberikan pelatihan memahah untuk anak laki-laki setempat.  

Namun kemudian hubungan itu memburuk. Suatu hari, Cyaxares melontarkan umpatan kepada pengembara Scythia yang tidak menghasilkan apa pun dari perburuan mereka. Tidak terima direndahkan, orang Scythia pun membunuh dan memotong salah satu anak latihnya.  

Bukan itu saja, mereka juga memasak dan memberikan daging anak itu kepada Cyaxares. Mereka berdalih jika daging itu adalah salah satu hasil buruan.  

Tentu Cyaxares mengetahui kebohongan orang-orang Scythia. Tetapi, sebelum hal ini terbongkar, orang-orang Scythia telah melarikan diri ke istana Raja Alyattes, penguasa Lydia di Sardis (Turki Barat).  

Cyaxares menjadi semakin geram karena Alyattes ternyata enggan melepaskan para pengembara nomaden. Konflik semakin memanas, hingga pecahlah peperangan antar kedua kerajaan tersebut. 

Setelah beberapa lama, ketika peperangan memasuki tahun ke-6, tiba-tiba terjadi fenomena alam mengejutkan, yang mengubah alur sejarah dua kerjaan tersebut. Sejarawan Yunani, Herodotus, menggambarkannya:  

“Siang hari seketika berubah menjadi malam,” dan kedua kerajaan yang tengah bertempur seketika ketakutan. 

Seakan merasa diancam oleh sesuatu yang tak terlihat, mereka memutuskan untuk segera melakukan gencatan senjata. Sebagai tanda perdamaian, kedua kerajaan pun menikahkan putra dari Cyaxares dan putri dari Alyattes. 

Kita pun akhirnya tahu bahwa fenomena yang dimaksud oleh Herodotus sebetulnya hanyalah gerhana Matahari. 


Rabu, 30 Desember 2020

Yunani Punya Museum dengan Koleksi Koin Kuno Terbesar di Dunia

Numismatika atau dalam bahasa Latin-nya 'numisma' yang berarti koin adalah sebuah kegiatan mengumpulkan mata uang.  

Koleksi numismatik terdiri dari benda-benda kuno seperti uang kertas, koin kuno, dan token yang pernah beredar dan digunakan oleh masyarakat.  

Lewat numismatik pula, sejarah mata uang itu sendiri dapat diketahui. Mulai dari cara pembuatannya, ciri-cirinya, variasi yang ditemukan, hingga sejarah politik terbentuknya mata uang tersebut.  


Buat kamu yang ingin mengetahui lebih jauh tentang koleksi numismatik, di Yunani ada satu museum yang menarik buat disambangi. Bernama Museum Numismatik Athena, museum ini merupakan salah satu museum dengan koleksi koin terbesar di dunia.  

Dilansir Atlas Obscura, museum ini menyimpan sekitar 500.000 benda koleksi, tidak hanya koin tetapi juga medali, cetakan uang logam, stempel, dan juga benda sejarah yang berkaitan dengan koin.  


Koin-koin kuno tersebut ada berasal dari masa kekaisaran Romawi, Bizantium, hingga Ottoman. Tak hanya itu, koin modern dan kontemporer dari negara-negara Yunani dan Eropa juga tersimpan di museum ini. 

Menariknya lagi, jika ditelusuri lebih jauh, museum ini menggambarkan tentang sistem ekonomi dan mata uang yang dahulu pernah digunakan di Yunani.  

Museum ini juga memiliki sebuah perpustakaan dengan berbagai literatur tentang ilmu numismatik dan laboratorium konservasi. 

Museum yang didirikan pada 1838 ini dibangun tak lama setelah kemerdekaan Yunani pada awal abad ke-19. Kala itu, pemerintah Yunani memprakarsai sebuah proyek untuk mengumpulkan koin-koin kuno, dimulai dari koin Aegina kuno. 

Seiring berjalannya waktu, Museum Numismatik Athena pun memiliki ribuan koleksi koin-koin kuno dari seantero Yunani. Menariknya lagi, koin-koin dari negara lain juga bisa ditemukan di museum ini.  


Meski telah didirikan sejak tahun 1838, museum ini baru dibuka untuk publik pada tahun 2007. Hal tersebut dikarenakan museum ini sempat berpindah-pindah mulai dari di Universitas Athena, Academy Athena, hingga akhirnya museum ini menempati bangunan sendiri. 

Bangunan museum ini sendiri sekarang berada di Iliou Melathron atau Palace of Lion yang dimiliki oleh seorang arkeolog asal Jerman Heinrich Schliemann, yang dikenal karena penemuannya terhadap perang Troya di Yunani. Bangunan ini sendiri didesain oleh Ernst Ziller sekitar tahun 1878 dan 1880, dan merupakan salah satu tempat tinggal pribadi yang megah di Athena saat selesai dibangun.

Swiss Punya Museum Terbesar di Dunia Buat Para Pecinta Cokelat


Siapa yang tidak kenal cokelat, sepertinya hampir sebagian besar orang menyukai sajian manis yang satu ini. Nah, ada kabar gembira buat kamu pecinta cokelat, sebab Swiss baru saja membuka museum cokelat pertama di dunia. 

Bak film Charlie and the Chocolate Factory, kamu diajak menyelami dunia cokelat di museum yang satu ini.  


Dilansir Travel and Leisure, Lindt Home of Chocolate ini mengajakmu untuk mempelajari berbagai hal tentang cokelat. Menariknya lagi, museum yang dibuka pada 13 September 2020 ini merupakan museum cokelat terbesar di dunia.  

Lewat museum yang terletak di Kilchberg, Zurich, Swiss, pengunjung dapat menjelajahi pameran interaktif untuk mempelajari tentang asal-usul cokelat, serta proses pembuatan cokelat, terutama di Lindt, salah satu pabrik cokelat di Swiss. 


Museum ini juga menampilkan beberapa atraksi lain untuk menyibukkan para pencinta cokelat. Di Lindt Master Chocolateria, misalnya, para tamu dapat membuat permen lezat mereka sendiri selama kelas pembuatan cokelat. 


Lalu, ada juga fasilitas penelitian yang memungkinkan pengunjung untuk melihat ke dalam proses produksi Lindt. Pengunjung juga bisa menikmati berbagai aneka hidangan cokelat di cafe yang ada di museum ini. 

Lebih menariknya lagi, ada labirin putih, susu, dan cokelat hitam yang akan kamu temukan di tempat ini.  

Belum lagi ada air mancur cokelat terbesar di dunia yang menjadi ikon Lindt Home of Chocolate. Air mancur setinggi sekitar sembilan meter ini juga menjadi bagian utama untuk menyambut tamu di pintu masuk.

Selasa, 29 Desember 2020

Huer, Pekerjaan Paling Penting dalam Industri Perikanan Abad ke-18


Pada abad ke-18, sarden termasuk ikan yang paling banyak diburu. Para nelayan di wilayah Cornwall adalah salah satu yang paling gencar melakukan perburuan terhadap ikan ini. Berkatnya, Cornwall bahkan menjadi wilayah industri perikanan terbesar di barat daya Inggris. 

Cornwall pun punya banyak nelayan yang bisa menangkap sarden dalam jumlah besar. Mereka mengirim hasil tangkapannya ke berbagai negara, seperti Prancis, Spanyol, dan Italia. Tiga negara tersebut sangat meminati Sarden, terutama rakyatnya yang hidup di pedesaan terpencil. 

Sebelum diekspor, ikan ini diperas terlebih dahulu untuk dihilangkan minyaknya, kemudian diasinkan, dan dikemas ke dalam tong.   

Nelayan Cornwall punya asisten andal


Memang menarik mengetahui bagaimana handalnya nelayan  Cornwall saat menangkap sarden. Meskipun ikan ini kerap bermigrasi, namun mereka selalu bisa menemukan waktu yang tepat buat menangkap. 

Selama pertengahan abad ke-18, Cornwall mengekspor rata-rata 6.300 ton ikan sarden setiap tahunnya. Jumlah ini terus meningkat menjadi 8.400 ton pada pertengahan abad ke-19. Dan tepatnya pada tahun 1868, nelayan sarden di St. Ives (masih wilayah Cornwall) berhasil menangkap 1.100 ton sarden dengan jaring pukat tunggal. 

Mereka punya trik ampuh yang disebut Huer. Sebuah sebutan bagi para pekerja yang membantu nelayan.  

Dalam tugasnya, Huer mengintai ikan Sarden yang bermigrasi. Mereka melakukan pengamatan dari puncak tebing dekat pantai; dan setelah melihat tanda-tanda adanya ikan sarden, mereka akan memberikan sinyal. 

Sinyal ini ditandakan dengan bunyi terompet raksasa seperti megafon, untuk memberitahu para nelayan. Setelah tanda dibunyikan, suasana tentu berubah menjadi meriah: karena itu adalah waktunya untuk memanen rezeki. 

Huer pun bukanlah sembarang pengintai. Pekerjaan ini amat penting. Seorang Huer harus memiliki penglihatan yang sangat baik, agar para nelayan tidak salah langkah nantinya. Saking pentingnya, para Huer biasanya sangat dihormati oleh masyarakat,  karena peran mereka yang berdampak besar. 

Selain mengintai, Huer juga punya tugas untuk mengarahkan pergerakan perahu di lautan. Para Huer biasanya memiliki gubuk di pantai, sebagai tempat tinggal sementara dan berjaga-jaga.  

Sebagai penghormatan atas jasa mereka, seiring waktu, tempat tinggal Huer pun terus diperbaiki. Dari gubuk menjadi sebuah bangunan, hingga menjadi sesuatu yang lebih megah dari sebelumnya. 

Tak kurang dari 300 tahun, wilayah Cornwall menjadikan ikan sarden sebagai sumber kehidupan mereka. Hampir selama itu juga para Huer memberikan bantuannya.

Fakta Unik Laron, Serangga Setia yang Kawin dengan Satu Pasangan Seumur Hidup


Memasuki musim hujan berarti harus siap-siap akan kedatangan laron ke rumah. Pada musim ini, laron akan berbondong-bondong keluar dari sarangnya untuk tinggal sementara di tempat lain dengan sumber cahaya yang cukup. 

Hal itu mereka lakukan dengan dua tujuan, yaitu mencari tempat untuk menghangatkan diri atau untuk melakukan ritual di musim kawin. Meski begitu, sumber cahaya yang cukup ini dipercaya mereka sebagai momen yang pas untuk memilih pasangan. 

Untuk mengenal lebih jauh koloni serangga ini, berikut rangkuman lima fakta unik laron yang dikumpulkan dari berbagai sumber. 

1. Laron Jadi Pembiak dalam Fase Hidup Rayap


Siklus hidup rayap dimulai dengan telur, nimfa, lalu rayap dewasa. Pada tahap sebagai rayap dewasa, rayap membagi-bagi tugas sesuai kasta, baik itu kasta pekerja, kasta prajurit, maupun kasta reproduktif.  

Laron termasuk dalam kasta reproduktif. Berbeda dengan rayap dari kasta lainnya, laron memiliki dua pasang sayap yang akan membawanya pergi dari sarang saat musim kawin. Oleh karena itu, laron memegang kunci keberlangsungan hidup rayap. 

2. Feromon Mengatur Kasta Rayap


Rayap memiliki senyawa multifungsi bernama feromon yang dihasilkan oleh kelenjar sternum. Feromon berfungsi untuk mendeteksi makanan, mengatur jarak saat rayap berjalan menuju suatu tempat, hingga menciptakan diferensiasi kasta di antara koloni mereka. 

Hebatnya, keberadaan feromon ini bisa mencegah mengatur populasi rayap yang menjadi petelur. 

3. Kawin dengan Pasangan yang Sama Seumur Hidup


Laron termasuk serangga penganut monogami. Dalam satu koloni, hanya akan ada satu ratu dan satu raja yang perannya berkembang biak, dan tak akan mencari pasangan lain seumur hidup. 

Hal itu berbeda dengan beberapa jenis serangga lain seperti kumbang tepung merah dan jangkrik lapangan afrika, di mana betina bisa kawin dengan banyak jantan.  

4. Memiliki Sumber Protein Tinggi


Dianggap sebagai hama pengganggu lantaran sering merusak barang-barang dari kayu, faktanya, laron memiliki banyak sumber protein. Di beberapa daerah di Pulau Jawa, laron bahkan disajikan sebagai camilan yang digoreng seperti rempeyek. Bagi penikmat kuliner nyentrik, laron juga bisa menjadi alternatif makanan bergizi tinggi. 

5. Bisa Hasilkan 36.000 Telur per Hari


Ratu koloni rayap berukuran tubuh jauh lebih besar dan bersifat lumpuh. Foto: Matt Bertone/NC State University

Usai mendapat pasangan yang cocok, laron akan menanggalkan sayapnya dan turun kembali ke tanah, untuk membuat sarang baru. Di sarang baru itulah raja dan ratu menghasilkan telur-telur yang akan jadi koloni generasi selanjutnya. 

Saat kawin, pasangan jantan dan betina dari genus Macrotermes misalnya, akan menyepi di kamar khusus yang terletak di tengah sarang. Kendati hanya boleh ditempati raja dan ratu, kamar ini memiliki banyak lubang di dindingnya sebagai jalur keluar masuk rayap pekerja sebagai pelayan mereka. 

Wah, cukup menarik ya kehidupan koloni serangga satu ini.

Senin, 28 Desember 2020

T-rex Tidak Mengunyah Makanannya dan 3 Fakta Menarik tentang Dinosaurus


Ratusan juta tahun yang lalu, Bumi telah ditempati oleh dinosaurus. Mereka datang dari berbagai macam jenis, ukuran, dan tempat tinggal.  

Dari banyaknya jenis dinosaurus yang tersebar di Bumi pada saat itu, ada pula keunikkan pada masing-masing dari mereka. Kemungkinan tidak semuanya telah kamu tahu; tidak akan kamu temukan juga pada hewan-hewan lain yang hidup saat ini. Seperti apa keunikannya? Berikut ini empat fakta di antaranya, sebagaimana dilansir oleh BBC Natural Histories. 

Gigi dan cara makan Tyrannosaurus rex

Tyrannosaurus rex atau yang lebih akrab disebut T-rex hanya memiliki gigi-gigi tajam sepanjang 15 cm. Tidak ada gigi geraham untuk mengunyah makanan, sebab T-rex akan langsung menelan makanannya dalam ukuran yang besar.  

Kondisi itu memungkinkan gigi tajam T-rex hanya digunakan untuk mencabik-cabik mangsanya saja.  

Dinosaurus Terkecil

Jangan sangka semua dinosaurus itu besar, sebenarnya ada juga yang berukuran kecil. Dinosaurus terkecil yang pernah diteliti ternyata ukurannya sama dengan burung kolibri lebah. Ini adalah burung terkecil di dunia yang masih hidup sekarang. 

Dinosaurus Terbesar

Jika ada yang terkecil, tentu ada juga yang paling besar. Namun, beberapa peneliti sempat memperdebatkan dinosaurus apa yang terbesar, yang pernah hidup di Bumi? 

Sebagian dari mereka mengklaim bahwa itu adalah Dreadnoughtus schrani. Sementara peneliti yang lain mengatakan yang paling besar di antara semua dinosaurus adalah Argentinosaurus huinculensis, yang panjangnya lebih dari 39,6 meter dan berat yang mencapai 70 ton. 

Ukuran Makanan

Semakin besar ukurannya, biasanya kebutuhan asupannya pun semakin banyak. Beberapa dinosaurus herbivora, misalnya, akan memakan setumpuk tumbuh-tumbuhan yang bisa seukuran bus saat ini. 

Beruntung, pada zaman kuno begitu banyak pepohonan yang bisa mencukupi kebutuhan mereka.

Tentang Mumifikasi Orang Mesir Kuno dan Kebiasaan Berbagi Makan dengan yang Mati


Mesir kuno memiliki jejak-jejak peradaban yang sangat terkenal hingga ke seluruh dunia. Piramida, mumi, dan harta karun, menjadi beberapa hal yang cukup sering dibahas oleh para sejarawan dan arkeolog. Belum lagi dinamika pemerintahannya yang terkenal luar biasa dan bisa menciptakan berbagai inovasi. 

Tentunya, selalu ada beberapa fakta yang cukup menarik untuk dibahas dari Mesir kuno. Pembahasan ini juga bakal menjawab rasa penasaran kalian, terutama soal cara mereka melayani yang telah meninggal. 

Tidak Semua Orang di Mumifikasi

Mumi merupakan mayat manusia yang sedikit dihancurkan, dikeringkan, dan kemudian dibalut (dengan balsem dan kain). Hal ini membuat mumi tampak unik dan menjadi salah satu artefak yang sering dilihat oleh orang-orang modern.  

Akan tetapi, mumifikasi merupakan proses yang mahal dan memakan waktu yang tidak sebentar. Hal ini membuat mumifikasi menjadi salah satu proses yang lebih banyak dilewati oleh masyarakat biasa; dan hanya dilakukan oleh kalangan elite dengan harta melimpah. Berbeda dengan mereka yang diistimewakan, mayoritas orang Mesir kuno dikubur di lubang sederhana (biasanya di gurun). 


Lalu kenapa Mumifikasi harus ada? Para elite Mesir Kuno percaya akan kemungkinan hidup kembali setelah kematian. Syaratnya, mereka harus tetap mempertahankan bentuk manusia. Mumifikasi pun hadir untuk mengakomodasi kepercayaan ini. 

Berbagi Makanan dengan Orang Mati

Makam pada masa Mesir Kuno dirancang sebagai rumah abadi bagi tubuh mumi dan roh Ka yang tinggal di sampingnya. Bagian kapel makam bisa dimanfaatkan sebagai akses keluarga, kerabat, simpatisan, untuk mengunjungi makam orang yang mereka kenal. 

Di kapel itu biasanya disediakan makanan dan minuman. Hal ini mesti ada karena mereka percaya bahwa Ka akan mengonsumsi sajian itu secara spiritual.

Minggu, 27 Desember 2020

5 Kekeliruan tentang Mesir Kuno: dari Soal Unta hingga Paras Biasa Cleopatra


Begitu banyak ihwal yang bisa kita bicarakan tentang Mesir kuno. Segalanya selalu menarik untuk ditelusuri, mulai dari soal tradisi mumifikasi sampai cerita kutukan di makam raja-raja; dan dari yang bersifat fakta atau hanya sekadar fiksi. 

Tetapi, tidak semua seluk-beluk tentang Mesir kuno telah diketahui seluruhnya. Banyak sekali yang masih menjadi misteri bagi kita semua. Bahkan, ada beberapa hal sederhana yang selama ini, kita anggap sudah tahu, ternyata salah dikira oleh khalayak. 

Mereka Tidak Naik Unta


Unta senantiasa digambarkan dan diceritakan sebagai kendaraan yang sering digunakan pada masa Mesir kuno. Namun hal ini kurang tepat, karena unta sebenarnya bukanlah kendaraan utama. 

Bahkan sampai dinasti Mesir kuno berakhir, orang-orang Mesir terdahulu lebih sering menggunakan keledai dan perahu sebagai alat transportasi mereka. 

Sungai Nil menjadi salah satu jalan yang sering dilalui oleh perahu. Sementara pinggiran sungai ini juga sangat nyaman dilalui oleh keledai, karena berdekatan dengan pemukiman, tambang, dan situs bangunan. 

Hukum yang Sama Bagi Perempuan dan Laki-laki


Pada zaman Mesir Kuno, pria dan wanita memiliki status sosial yang setara. Keduanya setara juga di mata hukum. Ini berarti wanita dapat memiliki, menghasilkan, membeli, menjual, dan mewarisi properti. 

Jika bercerai atau menjanda, mereka bisa membesarkan anak-anaknya sendiri. Bahkan para wanita juga bisa mewakili para suami yang tak bisa hadir untuk mengurusi bisnis mereka.  

Meski begitu, dalam pernikahan, mereka punya peran berbeda. Istri dalam pernikahan punya peran internal untuk membesarkan anak-anak dan menjalankan urusan di rumah. Sedangkan suaminya punya peran eksternal (di luar rumah) sebagai pencari nafkah. 

Menulis Hieroglif Jarang Dilakukan


Tulisan hieroglif merupakan salah satu tulisan paling indah untuk dilihat. Tulisan ini biasanya terdiri dari ratusan gambar rumit dan memakan banyak waktu untuk membuatnya. Oleh sebab tingkat kesulitannya, juru tulis hanya membuat hieroglif pada saat benar-benar sangat penting. 

Saat menjalankan bisnis sehari-hari, biasanya para juru tulis lebih sering menggunakan hieratic, yang merupakan tulisan hieroglif yang disederhanakan serta disingkat. Menjelang akhir periode dinasti Mesir Kuno, juru tulis pun lebih sering menggunakan demotic, yang merupakan versi hieratic yang lebih disederhanakan. 

Perlu diketahui bahwa hanya sedikit juga orang Mesir kuno yang mampu membaca hieroglif, hieratic, ataupun demotic. Hal ini karena hanya 10 persen populasi pada masa itu yang melek huruf. 

Great Pyramid Dibangun Tanpa Perbudakan


Sejarawan klasik Herodotus percaya bahwa The Great Pyramid dibangun oleh 100.000 budak. Klaim ini sampai diangkat oleh para sineas film, sehingga semakin populer bahkan sampai hari ini.  

Sayang, pada kenyataannya, klaim itu terbukti tidak benar (atau terlalu dilebih-lebihkan). Bukti arkeologis menunjukkan bahwa Piramida Agung dibangun oleh 5.000 tenaga kerja tetap; dan 10.000 pekerja paruh waktu.  

Para pekerja itu pun tidak berstatus budak. Sistem kerja mereka di bagi ke dalam beberapa shift, dengan kontrak selama beberapa bulan. 

Para pekerja biasanya ditempatkan di kamp sementara, dekat lokasi pembangunan. Mereka dibayar dalam bentuk makanan, minuman, perawatan medis. Bagi yang meninggal juga akan dimakamkan di pemakaman terdekat dengan lokasi kerja. 

Mungkin Saja Cleopatra Tidak Cantik


Cleopatra VII, Ratu terakhir Mesir Kuno, memang sukses mendapatkan hati Julius Caesar dan Mark Antony. Mereka merupakan dua orang Romawi paling penting dan berpengaruh. Banyak yang menduga bahwa kelihaian Cleopatra dalam memikat lelaki tentu karena punya kecantikan yang luar biasa. 

Namun, hal tersebut bisa saja salah. Parasnya mungkin biasa saja. Meski digambarkan sebagai wanita cantik serta menarik, menurut sejarawan klasik Plutarch, daya tarik terbesar dari Cleopatra adalah karena sikapnya serta suaranya yang indah.

Alasan Jerman Layak Dinobatkan sebagai Negeri Bir


Negara Jerman tak hanya tenar akan karya-karya sastra dan bangunan bersejarah. Dari sisi kuliner pun mereka memiliki keunikan tersendiri, seperti dengan menjadikan minuman bir dan sosis sebagai makanan primer. Kebiasaan mereka juga bukanlah sesuatu yang dibuat-buat hanya untuk mengejar input devisa negara. Ada banyak cerita berserta alasan mengapa hal tersebut terjadi.  

Jika dilihat dari sejarah, konon, Jerman sebetulnya tak ingin mempromosikan kebiasaan mereka mengenai konsumsi bir dan sosis yang berlebihan. Terutama dengan efek memabukkan dan beberapa dampak negatif bir. Namun, para pengamat di luar negeri-lah yang justru menetapkan kebiasaan itu sebagai citra Jerman, sebagai produsen bir legendaris.  

Setidaknya, ada beberapa alasan mengapa Jerman layak dinobatkan sebagai Negeri Bir; dan berikut ini ialah tiga di antaranya. 

Dimulai dari kenaikan pajak

Tahun 1844 di Berlin, Raja Ludwig I mulai menerapkan pajak terhadap bir. Namun, tanpa diguga, bukan untung yang didapat, melainkan kerusuhan yang cukup serius.  

Kerusuhan tersebut meminta raja untuk menurunkan pajak bir sebesar 10%. Kecintaan masyarakat terhadap bir rupanya telah cukup mengakar.  

Peristiwa ini pun menyadarkan banyak pihak  bahwa bir ternyata telah menjadi komoditas, yang mesti dipertimbangkan secara hati-hati oleh pemerintah Jerman dalam membuat kebijakan. Jangan sampai memicu kerusuhan lagi. 

Hukum kemurnian bir

Beda dengan negara lain, Jerman begitu agresif menerapkan kebijakan kemurnian bir buatannya. Hukum kemurnian bir ini disebut reinheitsgebot, yang kurang lebih sudah berusia 500 tahun lamanya. 



Di antara hukumnya tercantum pada Undang-Undang Tahun 1516; dan dijelaskan bahwa bahan yang harus digunakan untuk membuat bir hanyalah malt-barli, bunga hop, dan air. Penggunaan bahan ini untuk mengurangi sifat adiktif dan membuat harga bir lebih murah. 

Jerman memiliki gelar 2000 tahun sebagai peminum berat

Tepat pada abad pertama tahun Masehi, ada seorang sejarawan yang mencatat bahwa rakyat Jerman memiliki kebisaan minum yang luar biasa kuat. Ia menuliskan bahwa mereka kerap minum siang dan malam tanpa henti. Akibatnya, pertengkaran pun sering terjadi setiap saat, tak lain disebabkan oleh mabuk berat. 

Kedekatan rakyat Jerman dengan bir memang sudah sulit untuk dipisahkan. Bukan hanya bagian dari tradisi, kebiasaan historis ini juga telah menjadi identitas yang memang diterima secara suka cita. Mereka pun rutin melangsungkan Oktoberfest, dengan bir merupakan pusat perhatian utama dalam festival ini.

Sabtu, 26 Desember 2020

Rumah Kerang, Simbol Kemegahan Arsitektur di Salamanca

Casa de las Conchas (House of Shells) atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai Rumah Kerang, telah menjadi salah satu bangunan paling menarik di wilayah Salamanca, Spanyol. Rumah megah yang satu ini dibangun antara akhir abad ke-15 dan awal abad ke-16. 

Desainnya sungguh unik, karena dihiasi oleh banyak sekali cangkang kerang, yang merupakan simbol Ordo Militer Santiago. Setidaknya ada lebih dari 300 cangkang kerang yang ditempel di sana. 

Pemilik pertama rumah tersebut adalah Talavera Maldonado yang merupakan seorang kanselir pada masa lalu. Sayangnya, meski rumah itu milik Maldonado, dia tidak pernah sempat melihatnya selesai, semenjak mulai dibangun pada tahun 1493. Setelah kematiannya, rumah itu diteruskan pembangunannya oleh sang putra, Rodrigo Arias Maldonado, pada tahun 1517, 


Salah satu fitur lain yang paling khas dari rumah ini adalah fasad (façade). Fitur ini merupakan campuran beberapa elemen menjadi satu, seperti elemen gothic, rennaissance, dan mudejar.  

Di bagian façade juga terdapat lambang Catholic Monarchs dan empat jendela dengan gaya gothic, dengan bentuk yang berbeda-beda. Sementara pintu masuk ke rumah ini memiliki lambang Keluarga Maldonado.

Alabama Hills, Bukit Bebatuan yang Menjadi Latar 'Sakti' Film Hollywood

 

Terletak di California Tengah, tepat sebelah barat Kota Lone Pine, Alabama Hills adalah salah satu ‘bintang Hollywood’ yang paling tidak terkenal tetapi paling banyak difilmkan. Tempat ini terdiri dari sedikit "bukit" dan banyak kumpulan batu raksasa bulat yang berdesakan. Kehalusan kontur bulatnya menciptakan kontras yang indah dengan garis tajam pegunungan Sierra Nevada yang melatarbelakanginya. Lanskap ini benar-benar tidak seperti tempat lain di Bumi; dan keunikannya menimbulkan keragaman ‘peran’ yang dimainkan di layar. 

Formasi batuan aneh ini bisa menjadi latar yang mewakili berbagai daerah, mulai dari Colorado, Arizona, Wyoming, Meksiko, Spanyol, Iran, Afghanistan, India, dan Cina — belum lagi planet yang jauh, dimensi alternatif, dan alam fantasi. Saking banyaknya film yang menggunakan latanya, rasanya hampir tidak mungkin untuk membuat daftar semua aktor dan aktris legendaris yang telah berbagi adegan dengan lengkungan batu ini. Mulai dari Spencer Tracy, Errol Flynn, Clint Eastwood, Lucille Ball, Cary Grant, Cesar Romero, Natalie Wood, dan Russell Crowe, pernah beradu akting di sana. 


Pembuatan film di sekitar Alabama Hills mulai meningkat pesat sepanjang tahun 1920-an. Pada tahun 1930-an, area tersebut telah menjadi salah satu lokasi yang paling banyak digunakan untuk lokasi syuting di luar zona studio. Pada 2019, Alabama Hills telah berusia 100 tahun, sejak keterlibatannya menjadi latar dalam pembuatan film paling awal yang dikonfirmasi di daerah tersebut.  

Tahun 2019 pun tidak hanya menandai seabad pembuatan film pertama di Alabama Hills, tetapi juga menjadi tonggak penting untuk sejarah sinematik lokal. Festival Film Lone Pine ke-30, sebagai contohnya, dilangsungkan di sana pada musim gugur 2019. Dimulai pada tahun 1989 sebagai Sierra Film Festival, Festival Film Lone Pine setiap tahun menampilkan film-film yang diambil di perbukitan Alabama Hills.  


Biasanya setelah pemutara film, pemandu wisata akan membawa pengunjung festival ke luar untuk melihat bebatuan dan ngarai yang baru saja mereka tonton di layar. Sebagai "satu-satunya festival film di lokasi", Festival Film Lone Pine memungkinkan peserta untuk menjadi pencari lokasi amatir. 

Sayangnya, sebagai akibat dari COVID-19, Festival Film Lone Pine 2020 tidak diselenggarakan, seirama dengan ditutupnya kawasan Alabam Hills. Sebagai gantinya, walaupun dibutuhkan banyak usaha untuk mewujudkan festival ini setiap tahunnya, pihak penyelenggara bertekad untuk mengadakan festival ke 31 pada tahun 2021.

Jumat, 25 Desember 2020

6 Tradisi Natal Unik di Berbagai Negara, Makan Ayam Goreng hingga Mandi Sauna


Setiap tanggal 25 Desember, umat Kristen dan Katolik di seluruh dunia akan menyambut Hari Natal. Ini merupakan momen sakral untuk memperingati kelahiran Tuhan Yesus Kristus. 

Perayaan Natal identik dengan beragam atribut seperti pohon cemara, kado, ornamen, hingga Santa Claus. Selain itu, perayaan ini juga lekat dengan sejumlah tradisi unik yang berbeda-beda di setiap negara.  

Lantas, bagaimana tradisi perayaan natal di berbagai negara? Simak ulasannya berikut ini. 

Menggantung Stocking



Di Hari Natal, penduduk Inggris biasanya menggantung stocking di kaki tempat tidur. Selain itu, mereka juga mengenakan mahkota dari kertas dan menyantap kerupuk khas Natal saat makan malam. 

Makan Ayam Goreng KFC



Penduduk di Negeri Sakura memiliki tradisi yang unik saat Natal. Pada hari raya tersebut, mereka pergi ke restoran cepat saji KFC untuk menyantap ayam goreng bersama keluarga.  

Pasalnya, tradisi ini berawal dari iklan KFC pada 1970. Iklan tersebut menyiratkan bahwa orang Amerika mengkonsumsi ayam KFC di Hari Natal. 

Kegiatan Musim Panas


Tak seperti negara empat musim lain, Australia justru mengalami musim panas pada bulan Desember. Oleh karena itu, perayaan Natal disana selalu dirayakan dengan kegiatan musim panas. Mulai dari olahraga kriket, perlombaan dayung, hingga makan bersama keluarga.  

Merawat Caga Tio


Di Spanyol, anak-anak merayakan Hari Natal dengan merawat patung kayu yang bernama Caga Tio. Patung tersebut adalah batang pohon yang dibentuk menyerupai wajah manusia yang sedang tersenyum.  

Caga Tio harus dirawat sebelum Natal hingga malam Natal. Mereka harus diberikan makanan berupa kulit jeruk di malam Natal. Pasalnya, Caga Tio yang terawat dapat mendatangkan banyak hadiah. 

Mandi Sauna


Pada Hari Natal, penduduk Finlandia biasanya mengunjungi pemakaman untuk mengenang arwah nenek moyang yang telah tiada. Selain itu, mereka juga meletakkan lampu kecil dan lilin di makam tersebut. 

Usai mengunjungi makam, mereka menghabiskan waktu dengan mandi sauna. Warga Finlandia percaya bahwa tempat sauna dijaga oleh peri yang melindungi manusia.  

Kendati demikian, mereka harus keluar dari tempat sauna sebelum senja. Sebab, arwah jahat akan menempati tempat tersebut setelah senja. 

Menyembunyikan Sapu


Warga Norwegia percaya bahwa roh jahat dan penyihir akan keluar di malam Natal. Karena itulah, mereka selalu menyembunyikan sapu pada malam Natal. Ini dilakukan agar nenek sihir tidak bisa menemukan sapu dan menggunakan kekuatan sihirnya.

Tentang Perkawinan Sedarah dan Raja Wanita di Mesir Kuno

Para ahli telah cukup yakin bahwa orang-orang kerajaan pada masa Mesir kuno telah menjalankan tradisi tak lazim. Demi alasan menjaga kemurnian keturunan, mereka melakukan perkawinan sedarah. Kemudian, anak-anak hasil inses ini melanjutkan takhta pada gilirannya. 

Meski begitu, bukan berarti inses ialah tindakan yang wajar pada masa itu. Pada dasarnya, pernikahan sedarah merupakan ihwal yang tidak umum dilakukan di luar kerajaan. Bahkan sampai akhir dinasti Mesir kuno, hanya beberapa raja yang menikahi saudara perempuan atau saudara tirinya. 

Selain itu, walau idealnya Raja Mesir adalah seorang anak laki-laki dari raja sebelumnya, aturan tidak selalu ditepati. Sebetulnya keturunan wanita juga punya kesempatan yang sama untuk menjadi raja.  

Sebagai buktinya, ada raja wanita bernama Hatshepsut yang dianggap sebagai penguasa wanita tersukses di Mesir kuno. Dia memerintah Mesir selama lebih dari 20 tahun. Hal ini membuktikan bahwa perempuan dan laki-laki sebenarnya dianggap setara di Mesir kuno. 


Pada masa itu, pria dan wanita memiliki status sosial yang setara. Keduanya setara juga di mata hukum. Ini berarti wanita dapat memiliki, menghasilkan, membeli, menjual, dan mewarisi properti.  

Jika bercerai atau menjanda, wanita juga diperbolehkan membesarkan anak-anaknya sendiri. Bahkan para wanita juga bisa mewakili para suami yang tak bisa hadir untuk mengurusi bisnis mereka. 

Kamis, 24 Desember 2020

Desa di India Akhiri Festival Diwali dengan Lempar Kotoran Sapi


Ratusan penduduk desa Gumatapura di India dengan gembira meraup kotoran sapi seperti bola salju yang kemudian akan dilemparkan satu sama lain. Kegiatan unik ini adalah festival Gorehabba, sebuah acara lokal untuk merayakan berakhirnya Diwali. 

Mirip dengan La Tomatina di Spanyol yakni perayaan melempar tomat yang dilakukan oleh penduduk lokal. Namun, penduduk desa Gumatapura melemparkan sesuatu yang lebih tak lazim, yakni kotoran sapi. 

Dilansir The Sun Daily, penduduk di salah satu desa di India percaya bahwa dewa mereka, Beereshwara Swamy lahir di dekat kotoran sapi. Beberapa umat Hindu percaya bahwa sapi dan segala sesuatu yang mereka hasilkan adalah suci dan memurnikan.  


Perdana Menteri nasionalis Hindu Narendra Modi telah mendorong perlindungan yang lebih besar terhadap hewan-hewan itu dan banyak negara bagian India telah lama melarang penyembelihan sapi untuk diambil dagingnya. 

"Orang-orang dari desa dan distrik tetangga datang untuk berpartisipasi dalam festival ini dan menikmatinya," imbuh warga setempat bernama Shambu Lingappa. 

Perayaan itu dimulai dengan pengumpulan "amunisi" dari rumah pemilik sapi di desa, yang terletak di perbatasan negara bagian selatan Karnataka dan Tamil Nadu. 


Kotoran tersebut kemudian dibawa ke kuil setempat dengan traktor yang ditarik oleh ternak yang dihiasi dengan bunga marigold, kemudian seorang pendeta akan melakukan ritual pemberkatan pada kotoran tersebut. 

Lalu, kotoran itu akan disebarkan di area terbuka, kemudian para laki-laki akan mengumpulkan kotoran itu sebagai senjata yang akan digunakan dalam pertempuran. 

Wanita dan gadis berlindung, tetapi mereka tetap berisiko terkena kotoran yang melayang tersebut. Beberapa orang mungkin menganggap acara ini kotor, tetapi bagi mereka yang merayakannya, mereka senang dengan perayaan tersebut. 

"Dengan mengangkat kotoran sapi dengan tangan, itu menyembuhkan banyak penyakit dan ada keyakinan kuat bahwa peserta tidak akan pernah sakit," seorang guru sekolah di daerah tersebut yang bernama Mahendra.

Kritikus Restoran Ini Luncurkan Jurnal Berisi Ingatannya tentang Aroma Makanan


Tejal Rao, seorang kritikus restoran asal California memutuskan untuk membuat jurnal pribadi secara online, berisi tentang aroma-aroma makanan yang pernah tercium olehnya. 

Mengutip The New York Times, jurnal online tersebut ia luncurkan dalam sebuah katalog berjudul “Personal Smell Museum of Los Angeles.” Kumpulan aroma itu berasal dari rumah, tempatnya bekerja, bahkan harum vanilla yang terdeteksi hidungnya saat mengemudi sembari melewati toko roti. 

Proyek tulisan yang disertai ilustrasi makanan ini membangun narasi hubungan antara aroma yang dihirup dengan tempat-tempat atau memori dalam ingatan seseorang. Tejal mengawali proyek ini berdasarkan tulisan Harold McGee, seorang penulis sains tentang penciuman.  

“Indera penciuman kita merupakan jembatan antara pengalaman kita tentang makanan dan dunia,” tulis McGee.

Setelah membaca tulisan McGee, Tejal mulai memperhatikan informasi yang ia tangkap melalui udara --mencatat aroma sehari-hari di udara sambil menghirup panjang.  


Namun, di samping mengamati aroma yang sudah menjadi pekerjaannya sehari-hari, sebagai kritikus makanan, Tejal merasa kalau bahasa dan kosa kata yang digunakannya untuk menggambarkan setiap endusan itu sangat sulit, bahkan terbatas. 

Meski begitu, keinginannya untuk menggambarkan tempat tinggal, Los Angeles melalui aroma yang tercium, tetap tinggi. Dalam wawancara interaktifnya bersama The New York Times, Tejal menggambarkan kota itu dengan cukup unik --dari bau bawang yang bersumber dari tetangganya, bau rakun, aroma kantin tempat makannya, harum detergen, hingga aroma yang menggambarkan musim gugur. 

"Setiap kali kamu mencium bau ---roti segar, rumah sahabat kamu, anjing basah, bawang putih yang digoreng dengan mentega-- itu berarti partikel yang menguap di udara telah memasuki tubuh kamu dan, untuk sesaat, menjadi bagian dari kamu," ungkap Tejal.  


“Tidak ada perasaan yang lebih intim, atau lebih kompleks, itulah sebabnya mengapa mengingat bau pribadi bisa sangat tepat, jelas, dan bahkan emosional. Ingatanmu mungkin berumur satu hari, atau beberapa dekade, tetapi bau itu pernah menjadi bagian dari dirimu.” 

Proyek Tejal ini juga menginspirasi beberapa orang untuk mengenang bau-bau yang berharga bagi mereka. 

“Saya ingin ada satu ungkapan untuk aroma serbuk gergaji, oli motor, dan tanah. Campuran bau ‘manly’ itu setiap saat membuat saya membayangkan ayah yang bekerja dengan tangannya sepanjang hidupnya. Itu yang aku cium di gudang, 25 tahun setelah dia menyerahkannya. Itu membuat saya merasa aman,” tulis Donna Lovelady. 

“Satu aroma yang selalu menarik perhatian saya adalah aroma ruang kelas di sekolah dasar. Tiga elemen dari aroma ini adalah buku, kertas, dan lilin. Aromanya langsung mengingatkan saya sebagai siswa sekolah dasar yang mengenakan gaun katun dan alas kaki beludru Oxford,” ungkap Nancy Pennea. 

Rupanya kenangan bukan hanya bisa kita ingat dalam memori di otak, melainkan juga melalui harum yang terhirup oleh indra penciuman. Bagaimana dengan kamu, aroma apa yang paling terngiang di ingatanmu?

Related image