Powered By Blogger

Minggu, 16 Mei 2021

Buaya dan Aligator, Apa Bedanya?

 



Banyak yang mengira jika buaya dan aligator itu hewan yang sama, karena fisiknya terlihat sangat mirip. Kemiripan ini dikarenakan buaya dan aligator masih dalam satu kerabat dekat dalam ordo Crocodilia. Sekilas, buaya dan aligator memiliki persamaan fisik seperti kulit yang tebal dan moncong tajam yang mengerikan. Namun, jika diperhatikan lebih jauh, buaya dan aligator memiliki banyak perbedaan mencolok.


Moncong dan giginya yang tajam 


Mengutip Live Science, moncong tajam yang dimiliki aligator dan buaya berbeda bentuknya. Moncong aligator bentuknya lebih lebar, seperti huruf U. Sedangkan moncong buaya lebih runcing dan bentuknya seperti huruf V. Saat moncongnya tertutup, buaya akan terlihat seperti sedang menyeringai dan kelihatan giginya. Karena gigi keempat di setiap sisi rahang bawah milik buaya akan selalu menempel di bibir atasnya. Sedangkan saat moncong aligator tertutup, seluruh gigi di rahang bawahnya akan tersembunyi. Karena rahang bagian atas aligator lebih besar dibandingkan rahang bawahnya. Sehingga saat moncongnya tertutup, gigi bawahnya tidak akan terlihat.


Ukuran dan warnanya juga berbeda 


Dilansir dari Owlcation, ukuran tubuh buaya dewasa lebih besar dibanding aligator dewasa. Buaya dewasa bisa tumbuh hingga 19 kaki atau sekitar lima meter lebih, sedangkan aligator dewasa hanya memiliki ukuran tubuh maksimal 14 kaki atau sekitar empat meter. Dari segi warnanya, buaya dan aligator memiliki perbedaan. Warna kulit buaya cenderung berwarna kecoklatan muda atau mirip seperti zaitun. Sedangkan kulit aligator biasanya abu-abu kehitaman, bergantung pada habitatnya. Uniknya, warna kulit aligator juga dipengaruhi oleh kualitas air tempatnya hidup. Jika ada alga di perairan tersebut, maka kulit aligator bisa berubah menjadi lebih hijau. Sedangkan adanya asam tanat dari pohon di sekitar perairan, akan membuat kulitnya lebih gelap. 


Di manakah habitatnya? 


Buaya mempunyai kelenjar khusus di lidah yang berfungsi untuk mengeluarkan kelebihan garam di lidah. Artinya buaya bisa tahan berhari-hari atau berminggu-minggu tinggal di perairan asin. Namun, mayoritas habitat buaya memanglah di air asin. Sama seperti buaya, aligator juga mempunyai kelenjar khusus itu. Namun, tidak berfungsi dengan baik, sehingga mereka lebih senang dan nyaman tinggal di habitat air tawar. Walaupun beberapa aligator juga sering ditemui di air payau (campuran air tawar dan asin).


Mana yang lebih cepat? 


 Saat berada di darat, buaya dan aligator sama-samalah cepat. Keduanya bisa berlari, tetapi hanya untuk jarak pendek atau jika mereka merasa terancam. Bila ditanya siapa yang lebih cepat? Aligator memiliki kecepatan berjalan atau berlari lebih cepat dibanding buaya. Kecepatannya bisa mencapai 18 kilometer per jam. Sedangkan buaya hanya memiliki kecepatan maksimum sekitar 14 kilometer per jam. Bagaimana jika di dalam air? Siapakah yang berenangnya lebih cepat? Saat berenang, aligator dan buaya menggunakan ekornya untuk mendorong tubuh mereka ke depan. Tetapi yang paling cepat tetaplah aligator, karena hewan ini bisa berenang dengan kecepatan maksimum 32 kilometer per jam. Sedangkan buaya, kecepatan maksimumnya hanyalah 15 kilometer per jam.


Siapa yang lebih agresif? 


 Aligator dan buaya sangatlah berbahaya. Tetapi ternyata aligator lebih penakut dan berusaha melarikan diri jika didekati manusia. Mereka hanya akan menyerang manusia jika merasa terancam dan anaknya diganggu. Secara naluriah, aligator takut kepada manusia. Tetapi rasa takutnya akan menghilang jika antara aligator dan manusia menjalin kontak biasa, seperti tidak sengaja bertemu.  Bahayanya, rasa takut aligator terhadap manusia akan semakin menghilang saat diberi makanan. Karena mereka menganggap manusia juga merupakan sumber makanannya, sehingga mereka bisa menyerang anjing atau anak kecil kapan saja. Berbeda dengan aligator, buaya memiliki sifat yang mudah marah dan suka menyerang manusia, tanpa alasan. Buaya tidak memiliki sikap yang ramah kepada manusia, makanya kasus penyerangan manusia oleh buaya cukup sering terjadi.


0 komentar:

Posting Komentar

Related image