Powered By Blogger

Kamis, 09 Januari 2020

Perkosa 195 orang, Reynhard Sinaga dipenjara seumur hidup di Inggris


Hasil gambar untuk reinhard

MAHASISWA Indonesia berumur 36 tahun, Reynhard Sinaga, dijatuhi hukuman seumur hidup, dan dijuluki sebagai ‘pemerkosa dengan korban terbanyak” di Inggris.

Hakim Suzanne Goddard menyatakan bahwa laki-laki berasal dari Jambi itu sebagai “predator seksual yang kejam” pada sidang yang digelar di Manchester Crown Court, Senin, 6/1/2020 waktu setempat. Reynhard dinyatakan terbukti bersalah memerkosa 195 laki-laki, yang ditemuinya di bar lalu digiring ke flat mahasiswa tersebut. Setelah membuat korban mabuk dengan alkohol atau pil GHB, Reynhard lantas memerkosa korban. Reynhard terbukti memerkosa 136 korbannya dan berusaha memerkosa 8 korban lainnya. Dia hanya tertangkap setelah salah seorang korban tersadar sebelum Reynhard melakukan perbuatan bejatnya.

“Salah seorang korban mendeskripsikan dirimua sebagai monster. Cara dan kejamnya perbuatan jahatmu adalah deskripsi yang sangat akurat,” kata Goddard dikutip AFP.

Reynhard telah mulai menjalani sidang sejak Juni 2018 dan berakhir pada akhir Desember. Hakim akhirnya menjatuhkan hukuman seumur hidup pada Senin, 6/1/2020 waktu setempat.

Deputi Jaksa untuk Inggris Barat Laut, Ian Rushton menyatakan,” Reynhard Sinaga adalah pemerkosa paling kejam dalam sejarah hukum di Inggris”.

“Kejahatan seksual ekstrim yang diperbuatnya hampir tidak bisa kita percaya dan tanpa keraguan dia masih akan terus melakukannya jika dia tidak tertangkap,” kata Rushton kepada AFP.

Reynhard membujuk para korban untuk datang ke flatnya untuk memberi tumpangan. Penjahat seksual ini bersikap seakan-akan dia orang baik dengan memberikan tumpangan kepada calon korban. Namun pada kenyataannya, Reynhard membius atau membuat mabuk korban lalu memerkosanya.

Di depan sidang, Reynhard mengaku bahwa dia pada dasarnya adalah seorang heteroseksual sekalipun semua korbannya adalah laki-laki. Menurut Reynhard, dia melakukan kejahatan tersebut untuk mewujudkan fantasi seksualnya.

Reynhard ditangkap polisi pada 2017 setelah salah satu korbannya tersadar sebelum mahasiswa itu berhasil melampiaskan nafsu bejatnya. Korban lantas meraih telepon selularnya dan menghubungi polisi.

Di flat Reynhard, polisi menemukan foto-foto berisikan kejahatan seksual sejumlah 300 ribu buah.*

0 komentar:

Posting Komentar

Related image