Powered By Blogger

Senin, 10 Februari 2020

5 Fakta Unik Wollemia, Pohon Tertua dan Terlangka di Dunia


5 Fakta Unik Wollemia, Pohon Tertua dan Terlangka di Dunia

Kebakaran hutan di Australia baru-baru ini telah berdampak pada kerusakan lingkungan, termasuk flora dan fauna. Ada banyak hewan yang terluka, kehilangan habitatnya, dan terancam punah. Meski kebakaran hebat telah terjadi, tindakan untuk melindungi flora dan fauna telah dilakukan sebelumnya.

Wollemia merupakan salah satu tanaman langka yang berada di lokasi kebakaran hutan Australia. Pemerintah Australia telah melakukan perlindungan terhadap tanaman tersebut dengan "menyembunyikannya" di ngarai. Tanaman tersebut hidup di Blue Mountains, salah satu wilayah yang rusak akibat kebakaran hutan.

Dilansir laman Science Alert, Wollemia telah ada sejak periode Jurassic 200 tahun lalu, sebelum ada banyak dinosaurus. Mau tahu lebih lanjut tentang Wollemia? Yuk, simak ulasan berikut!

1. Telah ditemukan sejak 1994

5 Fakta Unik Wollemia, Pohon Tertua dan Terlangka di Dunia

Dilansir laman Wollemi Pine, pada 1994, seorang petugas Margasatwa dan Taman Nasional New South Wales bernama David Noble telah menemukan pohon Wollemia. Sebelum ditemukan, Wollemia dianggap punah dan hanya terlihat dalam bentuk fosil.

Fosil tertua yang telah diketahui berusia 90 juta tahun. Menurut laman Botanic, catatan fosil tersebut diperkirakan punah lebih dari 2 juta tahun.

Wollemia diperkirakan mampu bertahan dari banyak era geologis dan terlindung dalam ngarai hutan hujan yang terisolasi. Kondisi lingkungan lembap dapat mendukungnya untuk bertahan dari perubahan iklim yang fluktuatif.

2. Keluarga Araucariaceae yang langka

5 Fakta Unik Wollemia, Pohon Tertua dan Terlangka di Dunia

Wollemia sering disebut sebagai Wollemi Pine, meski bukan termasuk keluarga pinus. Menurut Global Trees, tanaman tersebut memiliki nama ilmiah Wollemia nobilis dan termasuk keluarga Araucariaceae atau konifera. Tanaman berdaun jarum tersebut juga disebut-sebut sebagai "fosil hidup" atau "pohon dinosaurus", lho. 

Wollemia satu-satunya anggota spesies dari genusnya yang masih hidup. Total populasinya hanya sekitar 80 individu dewasa dan 300 bibit. Sementara, diperkirakan kurang dari 200 pohon ada di Blue Mountains. Jumlah tersebut menjadikan Wollemia termasuk dalam daftar critically endangered IUCN.

3. Tumbuh cepat dan menyukai tanah asam

5 Fakta Unik Wollemia, Pohon Tertua dan Terlangka di Dunia

Wollemia tumbuh cepat dan menyukai tempat dengan penyinaran matahari yang cukup tinggi. Tanaman tersebut dapat tumbuh mencapai 40 meter dengan diameter batang lebih dari 1 meter di habitat aslinya. Berbeda jika dalam budidaya, ketinggian maksimum diperkirakan hanya 20 meter. 


Tanaman pada umumnya dapat tumbuh subur dan menyukai tanah basa atau tingkat keasaman normal. Sementara, Wollemia dapat tumbuh baik di tanah asam. Tanaman ini pun dapat tumbuh pada suhu -5 sampai 45 derajat Celsius.

Sementara, percobaan yang telah dilakukan di Amerika Serikat dan Jepang mengindikasikan bahwa Wollemia dapat hidup pada suhu -12 derajat Celsius.

4. Hanya ditemukan di Australia

5 Fakta Unik Wollemia, Pohon Tertua dan Terlangka di Dunia

Konifera menjadi salah satu tanaman khas yang mudah dijumpai di wilayah belahan bumi bagian selatan, termasuk Australia. Wollemi awalnya memang ditemukan di Australia dan sampai saat ini habitat aslinya berada di Taman Nasional Wollemi. Taman nasional seluas 500 ribu hektare tersebut berada di kawasan Blue Mountain.

Setelah dilakukan penelitian dan pengembangan, jumlah Wollemia dapat diperbanyak dan diperjualbelikan secara resmi dalam skala internasional. Namun, tujuan perdagangan tersebut untuk mendanai konservasi di alam liar dan spesies lainnya.

Wollemia dipasarkan langsung oleh Wollemi Australia dan dilisensi oleh Royal Botanic Gardens. Setiap pembelian akan diidentifikasi dengan sertifikat autentikasi, pelabelan, dan pengemasan berlogo resmi. 

5. Karakteristik unik setelah kebakaran

5 Fakta Unik Wollemia, Pohon Tertua dan Terlangka di Dunia

Salah satu karakteristik unik yang dimiliki Wollemia ialah dapat menumbuhkan tunas baru dari pangkalnya yang disebut self-coppicing. Proses tersebut dianggap sebagai pertahanan vital terhadap kerusakan yang diakibatkan oleh kebakaran atau bencana alam lainnya. Jika diperhatikan, hal itu hampir seperti eukaliptus yang melakukan resprouting.

Pada suhu yang cukup dingin, terbentuklah lapisan lilin di setiap tunas yang tumbuh. Terdapat polar cap untuk melindungi ujung tumbuhan dan diperkirakan membantu Wollemia bertahan hidup pada zaman es. Jadi, tidak heran jika tanaman tersebut dapat hidup di alam liar pada suhu -5 derajat Celsius.

Itulah tadi kelima fakta unik Wollemia, salah satu tanaman purba yang langka dan dapat pulih setelah terbakar atau dapat hidup pada suhu dingin. Namun, keberadaanya masih terancam oleh keberadaan manusia, bencana alam, maupun kerusakan lingkungan lainnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Related image