Powered By Blogger

Sabtu, 15 Februari 2020

5 Fakta White Day, Hari Pembalasan Valentine's Day

5 Fakta White Day, Hari Pembalasan Valentine's Day

Mungkin hampir semua orang di dunia mengetahui perayaan kasih sayang atau yang sering kita sebut sebagai hari Valentine.

Namun tahukah kamu bahwa ada hari di mana untuk seseorang memberi balasan hadiah atas hadiah yang diterimanya saat Valentine? Hari balasan itu disebut White Day. Berikut ulasannya.

1. Dirayakan tepat sebulan setelah hari Valentine

5 Fakta White Day, Hari Pembalasan Valentine's Day

Jika Valentine's Day dikenal sebagai hari kasih sayang di mana seseorang memberi hadiah kepada orang terkasih, maka White Day adalah "hari jawaban" atau "hari balasan" atas Valentine.

White Day dirayakan tiap tanggal 14 Maret, tepat sebulan setelah Valetine's Day. Alasan mengapa perayaan ini disebut White Day karena warna putih dinilai menggambarkan kemurnian dan warna dari gula yang mana merupakan bahan baku dari permen. 

2. White Day adalah perayaan dari Jepang sebagai "balas budi" cowok kepada cewek karena telah memberinya hadiah saat hari Valentine

5 Fakta White Day, Hari Pembalasan Valentine's Day

Berbeda dengan hari Valentine yang berasal dari negara barat, White Day adalah perayaan yang berasal dari negeri sakura. White Day pertama kali dirayakan pada tahun 1978 di Jepang.


Awalnya perayaan ini dibuat oleh sebuah toko permen bernama Ishimura Manseido. Pada tahun 1977, direktur eksekutif, Zengo Ishimura, membaca majalah perempuan untuk mencari inspirasi. Ia pun membaca sebuah tulisan yang menyatakan bahwa tidak adil bagi perempuan yang telah memberikan cokelat pada hari Valentine kepada pria namun mereka tidak mendapatkan hadiah balasan.

Ishimura pun mendapatkan ide untuk membuat hari spesial di mana pria memberikan hadiah balasan untuk perempuan. Hari spesial tersebut jatuh pada tanggal 14 Maret. Pada tahun 1978, dengan bantuan perusahaan lokal, perayaan White Day pertama kali dirayakan namun dengan sebutan "Marshmallow Day" karena hadiah utama yang ditawarkan adalah sebuah marshmallow.

Marshmallow Day pun diganti namanya menjadi White Day karena dinilai lebih terbuka untuk umum.

3. Selain di Jepang, White Day juga populer di beberapa negara Asia lainnya

5 Fakta White Day, Hari Pembalasan Valentine's Day

Selain di Jepang, perayaan White Day pun tersebar hingga Republik Rakyat Cina, Korea Selatan, dan Taiwan.

Berbeda dengan masyarakat barat yang mana saat hari Valentine wanita dan pria saling menukar hadiah, di negara Asia seperti Jepang, RRC, Korea Selatan, dan Taiwan pada saat hari Valentine, perempuanlah yang memberikan hadiah kepada pria.

Nah, di perayaan White Day lah pria dapat memberikan "hadiah balasan" kepada perempuan.

4. Bentuk hadiahnya berupa cokelat dan berbagai barang bewarna putih

5 Fakta White Day, Hari Pembalasan Valentine's Day

Awalnya hadiah yang diberikan berupa marshmallow dan cokelat. Namun dalam perkembangannya hadiah dapat juga berupa perhiasan, saputangan, aksesoris, dan pakaian, bunga, yang berwarna putih.

Nah, ada juga peraturan yang harus dipatuhi pria saat memberikan hadiah. Ada istilah bernama sanbai gaeshi yang berarti pria harus memberikan hadiah dua atau tiga kali lebih mahal dari hadiah yang diberikan wanita untuknya. Jika pria memberikan hadiah yang berharga sama itu sama saja sebagai cara untuk mengakhiri hubungan. Gak mau kan putus dengan pasangan gara-gara salah memberikan hadiah?

5. Ternyata kepopuleran White Day semakin berkurang lho!

5 Fakta White Day, Hari Pembalasan Valentine's Day

Dilansir Forbes, ternyata kepopuleran White Day di negara asalnya tiap tahun kian berkurang lho. Menurut penulis buku dan essai, Kaori Shaoji, kepopuleran White Day semakin berkurang dikarenakan pria dan perempuan menganggap memberi hadiah itu membosankan.

Selain itu, perayaan White Day bergantung pada pria yang menerima hadiah saat perayaan Valentine. Jika wanita tidak memberikan hadiah di hari Valentine, maka pria pun tidak memberikan hadiah saat White Day.

Hal serupa juga sama diungkapkan oleh Laboratorium Budaya Kinenbi, sebuah lembaga yang meneliti bagaimana orang menikmati dan mengonsumsi selama liburan Jepang. Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa di White Day tahun 2018 di Jepang diekspektasikan turun sebesar 10 persen dibandingkan tahun lalu, yaitu sama dengan $500 juta dolar. 

Nah, itulah lima fakta mengenai perayaan White Day. Apakah kamu tertarik untuk merayakannya?

0 komentar:

Posting Komentar

Related image