Powered By Blogger

Minggu, 09 Februari 2020

5 Fakta Unsinkable Sam, Kucing Pelaut Legendaris dari Perang Dunia II


5 Fakta Unsinkable Sam, Kucing Pelaut Legendaris dari Perang Dunia II

Di masa lampau, kucing merupakan hewan yang umum dijumpai di kapal yang berlayar jarak jauh. Dalam pelayaran yang dapat memakan waktu berbulan-bulan tersebut, biasanya kucing "dipekerjakan" sebagai pembasmi hama tikus yang dapat merusak kargo dan peralatan kapal, serta menjadi sumber penyakit bagi awak kapal. Selain itu, para pelaut juga sering menjadikan kucing kapal mereka sebagai maskot yang dapat memberi dukungan moral dan perasaan nyaman ketika jauh dari rumah dalam jangka waktu nan panjang.

Di antara semua kucing kapal yang tercatat dalam sejarah, terdapat seekor kucing legendaris yang namanya terkenal di galeri Perang Dunia II. Tidak tanggung-tanggung, selama perang kucing imut ini ternyata mampu "berkarier" di tiga kapal dari dua angkatan laut negara yang berbeda, serta mampu bertahan hidup setelah ketiga kapal tersebut karam. Inilah kisah tentang Unsinkable Jack, si kucing legendaris dari Perang Dunia II!

1. Lolos dari maut di kapal perang Bismarck

5 Fakta Unsinkable Sam, Kucing Pelaut Legendaris dari Perang Dunia II

Tidak banyak informasi yang diketahui tentang kehidupan Sam dari lahir. Catatan pertama dari kucing ini adalah ketika dia mengawali  karier pelautnya di kapal perang legendaris milik Nazi Jerman, Bismarck. Kucing berwarna hitam-putih ini merupakan peliharaan salah satu kru Bismarck dan mulai berlayar pada tanggal 18 Mei 1941. Selama masa tersebut, tugas utama Sam adalah membasmi hama tikus di kapal, sekaligus mendukung moral para pelaut saat menjalani Operasi Rheinübung untuk memblokade jalur perkapalan ke Inggris.

Pada tanggal 27 Mei 1941, Bismarck mengalami kerusakan parah ketika digempur tornado milik HMS Ark Royal, kapal induk milik Angkatan Laut Inggris. Kapal ini pun akhirnya tenggelam sekitar 300 mil laut dari Brest, Prancis. Dalam insiden ini, hanya 115 orang dari 2100 kru kapal Bismarck yang selamat--termasuk Sam. Kucing ini pun ditemukan saat mengambang di laut oleh kru HMS Cossack dan diadopsi oleh kru kapal tersebut. 

2. Membelot ke Inggris dan Menjadi Kru HMS Cossack

5 Fakta Unsinkable Sam, Kucing Pelaut Legendaris dari Perang Dunia II

Selepas diselamatkan, kucing ini pun "membelot" ke Inggris dan menjadi kru pembasmi hama di HMS Cossack, kapal perusak (destroyer) yang ikut berperan penting dalam penyerangan Bismarck. Karena kru di HMS Cossack tidak tahu nama asli dari kucing tersebut, mereka pun memberi nama Oscar--berasal dari penyebutan huruf O dalam International Codes of Signal yang berarti "Man Overboard". Oscar pun kembali menjalani hari-harinya sebagai kucing pelaut di HMS Cossack, dengan tugas utama menangkap tikus dan memberi dukungan moral ke awak kapal.


Namun, keberuntungan Oscar di laut kembali diuji saat HMS Cossack menjalankan misi pengawalan di Gibraltar pada bulan Oktober 1941. Saat itu, HMS Cossack rusak parah akibat serangan terpedo oleh kapal selam U-536 milik Nazi Jerman. Serangan ini mengakibatkan sepertiga bagian depan HMS Cossack hancur lebur, hingga akhirnya karam pada tanggal 27 Oktober 1941. Insiden tersebut menewaskan 159 kru yang bertugas, namun entah bagaimana caranya Oscar kembali selamat dari reruntuhan kapal tersebut.

3. HMS Ark Royal dan Julukan Unsinkable Sam

5 Fakta Unsinkable Sam, Kucing Pelaut Legendaris dari Perang Dunia II

Oscar diselamatkan oleh kru kapal induk milik Inggris, HMS Ark Royal. Secara kebetulan, kapal HMS Ark Royal inilah yang berhasil menumbangkan Bismarck--kapal tempat Oscar mengawali karier beberapa bulan sebelumnya. Seperti dua kapal sebelumnya, Oscar kembali ditugaskan menjadi juru pembasmi hama di HMS Ark Royal, serta menjadi peliharaan favorit bagi para kru.

Karena berhasil selamat dari dua insiden kapal karam dalam waktu kurang dari satu tahun, kru di HMS Ark Royal pun memberi julukan "Unsinkable Sam" pada Oscar. Julukan ini pun akhirnya melekat erat dengan Oscar sehingga orang pun lebih sering memanggilnya dengan nama tersebut.

4. Kembali bekerja sebagai penangkap tikus di Gibraltar

5 Fakta Unsinkable Sam, Kucing Pelaut Legendaris dari Perang Dunia II

Sayangnya, julukan baru tersebut tidak berpengaruh pada keberuntungan Sam. Hanya dalam waktu kurang dari satu bulan, rumah terbarunya HMS Ark Royal juga terkena terpedo dari kapal selam U-81 milik Nazi Jerman. Pada insiden ini, lagi-lagi Oscar berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh kapal patroli Angkatan Laut Inggris. Kru kapal patroli tersebut menjelaskan bahwa Sam ditemukan saat "berpegangan di sebuah papan yang mengapung di laut, dalam keadaan marah namun tidak terluka".

Karamnya kapal ketiga ini menjadi akhir karier pelaut bagi Sam. Angkatan Laut Inggris pun memutuskan untuk memensiunkan Sam dan mengirimnya ke Kantor Gubernur Gibraltar untuk "menjalani sisa 6 nyawa yang masih dimiliki". Di rumah barunya tersebut, Sam kembali diberi pekerjaan dengan titel "Shore Mouse Catcher" .

5. Menjalani pensiun di Home of Sailors, Belfast

Selepas perang, Sam pun akhirnya dikirim ke daratan Inggris untuk menjalani masa pensiunnya. Ia ditempatkan di Home for Sailor, sebuah rumah pelaut di kawasan Belfast, Inggris, dikelilingi oleh pensiunan pelaut lain selama Perang Dunia II. Di tempat ini, Sam menghabiskan sisa hidupnya hingga meninggal di tahun 1955--10 tahun selepas Perang Dunia II selesai, serta 14 tahun semenjak insiden kapal karam pertamanya di Bismarck.

Selepas kematiannya, Sam pun menjadi legenda di kalangan pelaut. Foto dan lukisannya pun dimuat di Museum Maritim Nasional Inggris, Greenwich. Kariernya memang tidak secermerlang Simon, kucing pelaut legendaris lain dari HMS Amethyst yang mendapatkan penghargaan Dickin Medal, namun namanya tetap dikenang oleh Angkatan Laut Inggris sebagai kucing pelaut yang tidak bisa tenggelam.

0 komentar:

Posting Komentar

Related image