Powered By Blogger

Sabtu, 08 Agustus 2020

5 Fakta Amonium Nitrat, yang Diduga Menjadi Pemicu Ledakan di Beirut

5 Fakta Amonium Nitrat, yang Diduga Menjadi Pemicu Ledakan di Beirut

Di tengah situasi pandemi yang tengah melanda dunia, publik kembali digegerkan dengan peristiwa meledaknya gudang penyimpanan bahan aktif di kota Beirut, Lebanon yang telah menelan banyak korban. Gudang tersebut berisikan ribuan ton senyawa Amonium Nitrat, yang telah disimpan selama 6 tahun. 

Amonium Nitrat adalah salah satu senyawa, yang mudah sekali terbakar dan cukup berbahaya jika tidak dapat mengoperasikannya dengan baik. Berikut ini, lima fakta tentang Amonium Nitrat yang patut disimak dilansir BBC dan Sky News.


1. Banyak digunakan di Industri

5 Fakta Amonium Nitrat, yang Diduga Menjadi Pemicu Ledakan di Beirut

Amonium Nitrat merupakan padatan putih berbentuk kristal, yang menjadi bahan baku pembuatan pupuk dan beberapa industri lain. Amonium Nitrat juga digunakan dalam industri pertambangan untuk dijadikan bahan peledak. 

Senyawa ini, bukanlah senyawa alami yang terbentuk di alam. Melainkan senyawa buatan, yang dibentuk dengan mereaksikan Amonia dengan Asam Nitrat. 

2. Senyawa yang sensitif

5 Fakta Amonium Nitrat, yang Diduga Menjadi Pemicu Ledakan di Beirut

Amonium Nitrat adalah salah satu senyawa yang cukup sensitif. Jika tidak digunakan dan disimpan secara benar, senyawa ini dapat mengakibatkan ledakan yang cukup serius. 

Penyimpanan Amonium Nitrat dalam waktu yang lama, dapat membuat kandungannya membusuk. Hal ini dikarenakan, sifatnya yang mampu menyerap uap air dari sekitar. Jika ada sedikit saja percikan api disekitarnya, maka senyawa ini dapat segera bereaksi. 

3. Dapat menghasilan gas beracun

5 Fakta Amonium Nitrat, yang Diduga Menjadi Pemicu Ledakan di Beirut

Seperti yang telah dijelaskan, Amonium Nitrat terdiri dari dua senyawa aktif, Amonia dan Asam Nitrat. Jika meledak, maka ia akan melepaskan senyawa tersebut ke udara. Gas yang dihasilkan akan mengandung Nitrogen Oksida dan juga Amonia. Jika dihirup oleh mahluk hidup, maka ini akan mengakibatkan persoalan yang serius. 


4. Memiliki daya ledak yang tinggi

5 Fakta Amonium Nitrat, yang Diduga Menjadi Pemicu Ledakan di Beirut

Amonium Nitrat memiliki kecepatan ledakan sebesar 5270 m/s. Hal itulah yang menjadikan Amonium Nitrat dapat digunakan sebagai bahan pembuatan peledak. Oleh sebab itu, penggunaannya sangat diawasi. 

Namun, ada pula yang menyalahgunakannya untuk membuat bom. Aksi teroris di Sterling Hall yang berada di Kota Madison, Wisconsin pada tahun 1970 adalah salah satu bentuk penyalahgunaan Amonium Nitrat.

5. Kerugian yang diderita Lebanon paska ledakan

5 Fakta Amonium Nitrat, yang Diduga Menjadi Pemicu Ledakan di Beirut

Ledakan yang terjadi pada Selasa (4/8) ini, benar-benar telah mengakibatkan kerugian yang cukup parah. Banyak bangunan yang hancur akibat ledakan. Ada ratusan orang tewas dan ribuan orang lainnya luka-luka.

Ledakan ini telah membuat situasi politik serta ekonomi Lebanon terganggu. Pemerintah Lebanon sendiri pun saat ini, masih melakukan penyelidikan apakah ledakan tersebut murni kecelakaan atau ada unsur kesengajaan.

Amonium Nitrat memang memiliki keuntungan dalam bidang Industri. Namun, seperti pisau bermata dua, jika tak digunakan dengan baik maka akan menimbulkan kerugian. Untuk itulah, sebagai manusia kita harus memiliki rasa tanggung jawab dan ketelitian yang tinggi dalam penggunaannya. 

0 komentar:

Posting Komentar

Related image