Powered By Blogger

Jumat, 06 Maret 2020

Tujuh Tempat Wisata Terseram di Dunia



1. Peti Mati Gantung di Echo Valley, Sagada, Filipina


Tujuh Tempat Wisata Terseram di Dunia

Pemakaman biasanya ditandai dengan batu nisan. Tapi di Filipina, ada tebing yang dijadikan tempat menggantung peti mati.

Terletak di Echo Valley, sejumlah keluarga yang menggantung peti mati di sini percaya kalau ritual itu sudah menjadi tradisi demi melanjutkan keberuntungan bagi generasi yang masih hidup.

Di tengah pepohonan yang rimbun dan sepi, tentu saja pemandangan peti-peti mati membuat pengunjung dengan nyali ciut tak betah berlama-lama di sana.


2. Pulau Boneka (Island of the Dolls), Meksiko


7 Tempat Wisata Terseram di Dunia


Dibuat mirip dengan manusia namun memiliki tatapan mata yang kosong, sosok sebuah boneka memang memicu kengerian. Sejumlah film layar lebar bahkan menghidupkan boneka sebagai makhluk yang menyeramkan.

Jika boneka Annabelle atau Chucky belum memberi mimpi buruk, tidak ada salahnya untuk menantang diri mendatangi pulau ini.

Di Island of the Dolls, ratusan boneka dengan bentuk yang mengerikan digantung di pepohonan yang rimbun. Pemandangan itu tentu saja membuat bergidik, apalagi ditambah dengan cerita misteri yang rasanya membuat kaki ingin segera berputar balik.

Dikisahkan, sekitar 50 tahun yang lalu seorang bocah perempuan ditemukan tewas sambil memeluk boneka. Semenjak itu, penduduk sekitar yang merasa kasihan mulai menggantungkan boneka sebagai tanda berduka cita.

Seiring berjalannya waktu, boneka yang digantungkan pun lapuk. Bentuknya pun menjadi tidak keruan.

Suasana seram itu ditambah oleh pengakuan beberapa pengunjung yang mendengar bisikan arwah sang bocah yang tengah asyik bermain di antara pepohonan.


3. Pripyat, Ukraina

7 Tempat Wisata Terseram di Dunia



Serangan zombie membuat kota Atlanta di Amerika Serikat mendadak mati, seperti yang dikisahkan dalam serial televisi The Walking Dead.

Namun di kota Pripyat, Ukraina, ada kota yang benar-benar mati. Tentu saja nuansanya sangat mengerikan, ditambah lagi dengan kondisinya yang acak-acakan.

Kota ini merupakan kawasan tempat tinggal para pekerja pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl pada 1986. Tapi, kebakaran hebat pada 1991 membuat pemerintah memutuskan untuk menutup kota ini demi keselamatan penduduknya.

Sejak saat itu, tidak banyak orang yang berani menginjakkan kaki ke sini, karena takut terpapar efek berbahaya nuklir. Kisah seram tentang penampakan makhluk aneh pun ikut menyebar.

4. Port Arthur, Australia

Pria dengan penyakit kejiwaan melukai 23 orang dan membunuh 35 orang dengan membabi buta menembakkan senjata api di Port Arthur, Australia, pada April 1996.

Hingga saat ini, korban yang selamat masih dihantui rasa takut yang amat sangat atas kejadian tersebut. Belum lagi dengan kisah mengerikan tentang arwah korban tewas yang bergentayangan di kastil dan hutannya.

5. Hutan Berhantu Aokigahara, Jepang


7 Tempat Wisata Terseram di Dunia


Selain pepohonan rimbun, di dalam hutan yang berada di kaki Gunung Fuji ini juga banyak ditemukan tulang belulang. Salah satu sebabnya ialah karena hutan ini merupakan tempat favorit untuk menghilangkan nyawa.

Tercatat, ratusan kasus pembunuhan dan bunuh diri terjadi di sini sejak 1950.

Jika Hutan Aokigahara berada di posisi pertama, maka Jembatan Golden Bridge di Amerika berada di posisi ke-dua dalam daftar tempat favorit orang untuk bunuh diri.

6. The Stanley Hotel, Colorado

7 Tempat Wisata Terseram di Dunia


Penulis kisah misteri, Stephen King, mendapatkan inspirasi untuk menulis cerita novel dan film The Shining dari hotel kuno ini.

Setelah filmnya meledak di pasaran, pemilik hotel semakin menambah suasana seram dengan menawarkan penayangan film itu tanpa sensor di setiap kamar.

Selain itu, pemilik hotel juga menyediakan tur mencari hantu penunggu bangunan setiap harinya.


7. Tana Toraja, Indonesia

7 Tempat Wisata Terseram di Dunia


Walau sudah moderen, namun penduduk Indonesia masih sering melakukan ritual keagamaan yang diturunkan oleh nenek moyangnya.

Di Tana Toraja, penduduk yang masih menganut ajaran animisme menyelenggarakan beberapa upacara pemakaman tradisional; Kubur Bayi dalam Pohon, Tradisi Tau Tau dan dan Tradisi Ma’Nene.

Kubur Bayi merupakan upacara penguburan bayi keturunan Toraja yang belum tumbuh gigi di dalam lubang Pohon Tarra. Lubang tersebut lalu ditutup anyaman ijuk.

Dikuburkan tanpa kain kafan, agar seperti berada di dalam rahim ibunya, posisi lubang di pohon pun disesuaikan dengan kelas sosial keluarganya.

Tradisi Tau Tau merupakan upacara memasukan jasad ke dalam peti mati yang ditempatkan di lubang gua. Peti mati itu lalu dihiasi oleh patung kayu berbentuk sosok hidup sang jenazah.

Sedangkan Tradisi Ma’Nene merupakan upacara menggali kembali pemakaman untuk mengajak jasad bertemu kembali dengan keluarganya. Upacara ini cukup menyita perhatian, karena banyak yang penasaran melihat arak-arakan jenazah yang telah lama dikubur.





0 komentar:

Posting Komentar

Related image