Powered By Blogger

Minggu, 31 Januari 2021

Bukti baru mengenai tempat tinggal Hades, penguasa kegelapan

 

Menurut mitologi Yunani kuno,  tempat tinggal Hades atau dewa dunia bawah tanah adalah tempat yang sangat tidak nyaman dan mirip neraka. Nampaknya cerita mitologi kuno tersebut harus diubah seiring dengan penemuan beberapa arkeolog baru-baru ini.

Anastasia Papathanasiou, ketua Diros Project Team dari Greek Ministry of Culture, Yunani, mengatakan bahwa ternyata tempat tinggal Hades tidak seperti yang diceritakan banyak orang. Tim yang dipimpin oleh Anastasia ini meneliti di gua Alepotrypa di sekitar pesisir Yunani. Dalam gua tersebut memang banyak sisa-sisa desa pada jaman batu, pekuburan, sebuah danau, dan sebuah amphitheater dalam ukuran sedang untuk tempat ritual. Tempat tersebut kemungkinan didiami oleh manusia sekitar 5000 tahun lalu. Tempat tersebut sangat nyaman dan aman, karena menurut para arkeolog, gempa dengan berapa skala pun tidak dapat merusakkan segala sesuatu di sana.

Anastasia dan timnya menemukan sedikitnya 160 pemakaman di dalam gua yang diprediksi berumur lima sampai tujuh ribu tahun lalu. Penduduk gua tersebut juga hidup secara menyebar, ada yang menetap di dalam gua, ada yang di luar gua, khususnya para petani. Pada tahun 1970, seorang arkeolog dari Yunani bernama George Papathanassopoulos mengungkapkan bahwa Hades adalah dewa yang hidup di tempat yang gelap, penuh dengan kekerasan, dan berada di dasar bumi.

Menurut Usatoday.com, beberapa arkeolog lain juga mengatakan hal yang berbeda. Mereka menyatakan bahwa tempat tersebut kemungkinan berasal dari era Mycenaean atau jaman ketika Achilles masih hidup. Hades sendiri memiliki banyak nama, seperti dalam mitologi RomawiHades disebut sebagai Pluto, Dis Pater dan Orkus, sedangkan dalam mitologi EtruskaHades  disebut AitaHades sering digambarkan sebagai sosok tinggi besar, diselimuti dengan aura-aura kegelapan, memakai helm, dan dijaga oleh anjing berkepala tiga yang bernama Kerberos


0 komentar:

Posting Komentar

Related image