Powered By Blogger

Jumat, 01 Januari 2021

Cegah COVID-19, Thailand Kini Larang Makan dan Minum di Penerbangan Domestik

Kebijakan baru dikeluarkan oleh Pemerintah Thailand untuk mencegah penyebaran COVID-19. Kini, maskapai Thailand tidak akan lagi menyajikan makanan atau minuman pada penerbangan domestik. 

Dilansir Fox News, keputusan ini dikeluarkan oleh Otoritas Penerbangan Sipil Thailand dan diumumkan ke publik pada Kamis (31/12) lalu. Otoritas Penerbangan Sipil Thailand melarang makan dan minum di pesawat domestik untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang kembali meluas di Negeri Gajah Putih tersebut. 

"Mengkonsumsi makanan dan minuman dalam penerbangan akan ditangguhkan," tulis pengumuman yang ditulis oleh Wakil Direktur Jenderal Otoritas Penerbangan, Sarun Benjanirat. 

Untuk kasus darurat, awak kabin akan diizinkan untuk memberikan makanan atau air minum kepada penumpang yang membutuhkan. Namun, awak kabin harus melakukannya di tempat yang jauh dari penumpang lain di dalam pesawat. 


Meskipun demikian, kejadian seperti itu sepenuhnya tergantung pada kebijakan setiap awak kabin dan akan dilakukan jika dianggap perlu. 

Tak hanya melarang makan dan minum di penerbangan domestik, langkah-langkah lain yang akan diterapkan, termasuk penangguhan penyediaan surat kabar, majalah, dan pamflet di dalam penerbangan. Kemudian akan dilakukan pemeriksaan kesehatan, masker, hingga jarak sosial. 

Sementara itu, di Thailand saat ini ada total 6.884 kasus positif COVID-19 yang dilaporkan sejak Januari lalu, menurut data John Hopkins. Dari yang dilaporkan, 4.240 orang dinyatakan sembuh, sementara 61 orang meninggal dunia. 

Jumlah kasus positif di Thailand terus melonjak dalam 10 hari terakhir, dengan 1.783 kasus dikonfirmasi, antara 19-29 Desember 2020. Jumlah kasus tertinggi di Thailand yang dilaporkan dalam satu hari terjadi pada 21 Desember 2020 lalu, di mana 809 orang dikonfirmasi positif virus corona.

0 komentar:

Posting Komentar

Related image