Powered By Blogger

Sabtu, 20 Maret 2021

Makan Buah Nanas Muda untuk Mencegah Kehamilan

 


Kita sudah sangat sering mendengar orang-orang yang bilang "awas jangan makan nanas! Nanti keguguran" atau "makan nanas saja yang banyak kalau mau digugurin" dan lain lain. Banyak juga informasi yang beredar bahwa pencegahan kehamilan bila sudah terlanjur berhubungan intim adalah dengan mengkonsumsi nanas muda, pepaya muda, atau pare. Namun, apakah itu semua benar? Benarkah kehamilan dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan-makanan tersebut?

Kita tahu bahwa proses pembuahan atau fertilisasi terjadi saat sperma berhasil masuk ke dalam sel telur.1 Dan masuknya sperma ke dalam sel telur tidak dapat dicegah dengan mengonsumsi nanas. Pencegah bertemunya sperma dengan sel telur hanya dapat memiliki kemungkinan untuk dicegah oleh alat kontrasepsi.1 Nanas tidak akan berpengaruh terhadap proses fertilisasi.

Namun, apa hubungan nanas dengan mitos ini? Dari manakah datangnya mitos ini? Nanas adalah buah yang mengandung enzim Bromelain. Apa itu enzim bromelain? Bromelain adalah enzim dalam nanas dan memiliki sifat asam yang lumayan tinggi. Bromelain inilah yang dapat memicu keguguran pada kandungan.2 Bromelain menyebabkannya keguguran lho, bukan mencegah kehamilan. 

Jadi bromelain bersifat merusak janin yang sudah terbentuk. Bromelain adalah senyawa kimia yang dapat memecah protein.2 Pada awal-awal masa kehamilan, kandungan utama janin ialah protein, sehingga orang-orang berasumsi bahwa bromelain dapat memecah janin yang sebagian besar adalah protein


Bromelain hanya dapat berpengaruh pada kehamilan muda, sedangkan mengonsumsi buah nanas muda pada kehamilan tua dapat mengakibatkan bayi lahir prematur. Selain itu, bromelain juga dapat menyebabkan melunaknya atau melonggarnya leher rahim sehingga dapat berkemungkinan terjadinya persalinan sebelum waktunya.2 Jadi sebenarnya, ada benarnya juga kalau mitos nanas bisa menggugurkan kandungan.

Bromelain berpotensi mengakibatkan terjadinya pelunakan terhadap fetus. Bromelain menunjukan reaksi pada jaringan ikat seperti kolagen. Akibatnya, kolagen yang terhidrolisis membuat fetus menjadi sangat lunak hingga menyebabkan kematian fetus. Bromelain yang terlalu banyak dan menumpuk dalam plasenta juga menyebabkan terhambatnya proses transfer nutrisi sehingga pertumbuhan janin akan terhambat. 

Lebih parahnya lagi, penumpukan bromelain seringkali menghambat pasokan oksigen  dan nutrisi sehingga menghambat pertumbuhan,  dan osteogenesis fetus. Tetapi sebenarnya, bromelain juga dibutuhkan tubuh untuk metabolisme tubuh dan mencegah berbagai penyakit. pada dosis normal, bromelain yang dibutuhkan dan diserap oleh tubuh hanya 12mg.2  Walaupun begitu, belum ada percobaan ilimiah yang dapat membuktikan bahwa nanas dapat menggugurkan kandungan sehingga kebenarannya faktanya masih belum diakui.

Jika nanas dikonsumsi oleh ibu hamil dalam porsi normal, janin tidak akan langsung keguguran saat itu juga. Hanya saja, cukup berbahaya dan dikhawatirkan menganggu janin apalagi pada masa-masa awal kehamilan karena pada masa awal kehamilan, janin masih belum terbentuk osteon sama sekali dan sangat banyak kandungan kolagennya. 

Sehingga konsumsi nanas kurang disarankan, walaupun vitamin-vitamin dalam buah nanas juga baik bagi pertahanan tubuh. bromelain juga memiliki khasiat yang baik bagi pernapasan dan kardiovaskular. Selain itu, bromelain juga berfungsi menurunkan inflamasi, serta menghambat pertumbuhan sel kanker dan mencegah penggumpalan darah.2

Jadi, bagi ibu yang sedang mengandung jangan takut langsung keguguran jika makan nanas karena konsumsi nanas pada porsi normal tidak akan membuat keguguran. Nanas memiliki kandungan vitamin yang lain bagi tubuh dan tidak hanya melulu si menyeramkan bromelain, diantaranya adalah vitamin A, vitamin B1 dan B2, vitamin C, niacin, kalsium, fosfor, zat besi, dan serat. Vitamin-vitamin pada nanas dapat membantu meningkatan sistem imun tubuh juga sehingga dapat terhindar dari rasa tidak fit

0 komentar:

Posting Komentar

Related image