Powered By Blogger

Senin, 27 April 2020

Mengerikan, 5 Tradisi Ini Harus Dilakukan Perempuan di Suku Afrika

Mengerikan, 5 Tradisi Ini Harus Dilakukan Perempuan di Suku Afrika

Berdasarkan suku dan adat istiadat yang dianut, terlahirlah sebuah tradisi yang semakin hari dilakukan akan dianggap wajar. Tradisi yang dianut ini pun memiliki keunikan masing-masing di berbagai negara, salah satunya suku di Afrika. 

Keunikan suku terdalam di Afrika, memperlakukan perempuan yang jika dilihat di luar masyarakat Afrika bukanlah hal yang wajar. Nah, apa saja? Yuk, simak ulasan berikut ini.

1. Tradisi sayat perut untuk menandakan perempuan sudah dewasa

Mengerikan, 5 Tradisi Ini Harus Dilakukan Perempuan di Suku Afrika

Tradisi sayat perut ini, dilakukan oleh suku Tiv di Negeria, Afrika Barat. Tradisi ini merupakan sebuah ritual yang disebut sebagai pertanda perempuan sudah dewasa. Ritual yang menyakitkan ini dilakukan pada saat perempuan sedang menstruasi.

Bentuk sayatannya dilakukan memanjang berbentuk garis. Suku Tiv percaya bahwa sayatan ini bisa meningkatkan kesuburan perempuannya. Selain itu, perempuan di suku Tiv ini akan disebut sebagai perempuan sejati jika memiliki empat sayatan di perutnya. Perempuan sejati yang diartikan adalah perempuan siap menerima rasa sakit ketika sudah mendapatkan jodohnya. 

2. Tradisi setrika dada perempuan untuk menghindari birahi pria

Mengerikan, 5 Tradisi Ini Harus Dilakukan Perempuan di Suku Afrika

Kali ini berasal dari Kamerun, Afrika Tengah. Tradisi setrika dada menggunakan alat seperti kayu ini, merupakan tradisi ke dua paling mengerikan. Kayu dipanaskan terlebih dahulu kemudian digosok ke bagian dada anak perempuan. Kamu wajib tahu, tradisi ini dilakukan oleh ibu kandung perempuannya sendiri, lho.

Selain kayu, ibu di Kamerun juga menggunakan batu yang dipanaskan terlebih dahulu. Berdasarkan National Geographic menjelaskan bahwa ketika menggunakan batu dan kayu, akan melelehkan lemak di payudara sehingga terlihat lebih kecil.

Tujuan setrika payudara di Kamerun ini adalah orang tua tidak ingin anak perempuannya, menjadi objek seksual dan juga bisa menahan birahi para laki-laki. Kasus kekerasan seksual di Kamerun banyak dialami anak perempuan. Menurut National Geographic, ada terdapat 65 persen perempuan tidak sekolah karena sudah hamil lebih dulu. 

Duh, untuk menghindari kekerasan seksual tidak menyiksa anak perempuannya juga ya. Seharusnya, laki-laki yang tidak bisa menahan nafsu birahinya harus diberi hukuman berat.

3. Ritual tes keperawanan

Mengerikan, 5 Tradisi Ini Harus Dilakukan Perempuan di Suku Afrika

Tes keperawanan ini dilakukan oleh suku Malawai, Afrika selatan. Sama dengan daerah Kamerun, tes keperawan ini memang dianjurkan oleh orang tua yang memiliki anak perempuan. Tes keperawan ini terbilang cukup aneh dan mengerikan, jika di negara lain tes keperawanan menggunakan alat, suku Melawai membayar seorang laki-laki untuk menyetubuhi anak perempuannya. 


Laki-laki yang dibayar ini sering dipanggil sebagai Hyena. Sosok Hyena yang diakui pria sejati ini, harus berhubungan badan dengan perempuan yang sudah remaja dan selesai melewati menstruasi pertama. Hal ini bertujuan sebagai bentuk keberanian sang perempuan untuk mengusir roh jahat, menghilangkan kutukan dan teluh. 

Selain itu, perempuan yang sudah diuji keperawanan ini pun, diakui akan memiliki kemakmuran yang diberikan oleh dewa-dewa kepercayaan Suku Melawai.

4. Berbagi istri untuk tamu

Mengerikan, 5 Tradisi Ini Harus Dilakukan Perempuan di Suku Afrika

Di Indonesia jika ada tamu yang berkunjung ke rumah, biasanya disambut dengan beberapa hidangan makanan. Namun, di suku pedalaman Kenya, Afrika Timur hal tersebut belum cukup menyambut para tamu yang berkunjung. Di Kenya, selain menyiapkan pakaian, tempat tidur dan makanan, pria sebagai tuan rumah  akan mempersiapkan istrinya untuk disetubuhi oleh tamu. 

Ketika tamu dan sang istri tidur berdua, sang suami (sebagai tuan rumah) akan tidur di teras depan rumah hingga pagi hari. Bahkan, ketika pulangpun tamu akan tetap menyetubuhi istri sang pemiliki rumah. 

Duh, mending gak usah menerima tamu ya. 

Tapi kamu wajib tahu, kini di Kenya tradisi ini sudah semakin luntur semenjak beberapa lembaga memberikan penyuluhan penyakit menular akibat seks bebas. 

5. Ritual kecantikan dengan mentato gusi menjadi hitam

Mengerikan, 5 Tradisi Ini Harus Dilakukan Perempuan di Suku Afrika

Jika kebiasaan wanita di negara lain melakukan perawatan intens untuk kecantikan, namun berbeda dengan perempuan di Senegal, Afrika Barat. Perempuan di Senegal mentato gusi supaya dibilang cantik dan memiliki senyum manis. 

Hal ini terbilang sangat aneh, proses penatoan gusi ini menggunakan jarum yang ditusukkan ke dalam gusinya. Setelah ditusuk, akan dimasukkan cairan hitam yang menggunakan shea butter dicampur dengan minyak panas. Penatoan ini pun dilakukan setidaknya empat kali, dari tujuh lapisan pigmentasi yang diberikan.  

Jika penasaran bagaimana prosesnya, kamu bisa menonton video ini. 

Nah, itulah hal yang paling mengerikan yang dialami perempuan-perempuan di negara Afrika. Jika menurut kita sudah tidak wajar, perempuan di Afrika menganggap hal ini biasa-biasa saja.

0 komentar:

Posting Komentar

Related image