Powered By Blogger

Selasa, 28 April 2020

Minim Air Gak Masalah! 5 Spesies Tanaman dengan Adaptasi Luar Biasa

Minim Air Gak Masalah! 5 Spesies Tanaman dengan Adaptasi Luar Biasa


Bukan hanya di dunia fauna, dalam dunia flora ternyata juga banyak didapati spesies tanaman yang unik dan tahan banting. Tanaman-tanaman tersebut telah melewati proses evolusi yang sangat panjang dan melelahkan sehingga dapat membuat mereka menjadi penyintas alam terbaik di dunia flora.

Nah, jika kamu penasaran dengan tanaman-tanaman tersebut, dibaca artikel ini sampai habis, yuk! Inilah lima spesies tanaman dengan adaptasi yang sangat luar biasa.


1. Pachypodium

Minim Air Gak Masalah! 5 Spesies Tanaman dengan Adaptasi Luar Biasa

Tanaman pachypodium adalah tanaman liar yang banyak dijumpai di Madagaskar. Habitatnya adalah tempat yang tandus, kering, panas, dan berbatu. Tanaman yang saat ini mulai dijadikan tanaman hias ini juga dijuluki tanaman palem Madagaskar.

Menurut laman Morflora, tanaman berduri ini juga memiliki kekerabatan dengan kaktus yang sering dijumpai di gurun pasir Afrika. Tanaman ini akan menyimpan air dalam jumlah banyak pada saat hujan turun meskipun hanya rintik-rintik.

Adaptasi ketat dan proses evolusi yang terjadi selama ratusan ribu tahun membuat tanaman ini dapat mengembangkan kemampuan dalam menyerap air sekuat mungkin. Untuk melindungi air dalam tubuhnya dari incaran predator, tanaman yang bisa tumbuh setinggi 2 meter ini juga mengembangkan duri-duri tajam di sekujur batang tubuhnya.

2. Tanaman Boojum

Minim Air Gak Masalah! 5 Spesies Tanaman dengan Adaptasi Luar Biasa

Apakah kamu pernah mendengar nama tanaman ini? Boojum atau Fouquieria columnaris adalah tanaman yang dapat menjulang tinggi dengan daun-daun yang sangat kecil. Habitat tanaman ini dapat ditemukan di California, Amerika Serikat. Namun, beberapa jenis subspesies dari tanaman ini juga banyak ditemukan di Meksiko.

Laman Britannica mencatat bahwa tanaman ini dapat tumbuh setinggi 15 meter. Seperti tanaman tandus pada umumnya, bagian batang tanaman ini juga diselimuti oleh duri-duri halus yang juga ditumbuhi bunga-bunga yang berwarna mencolok.

Adaptasi dari tanaman ramping ini cukup unik yakni akan menggugurkan sebagian besar daun mudanya terlebih dahulu. Hal ini diperlukan untuk mempercepat proses fotosintesis agar nutrisi dan makanan juga lebih cepat dihasilkan.

3. Campylopus pyriformis

Minim Air Gak Masalah! 5 Spesies Tanaman dengan Adaptasi Luar Biasa

Sepintas, tanaman ini mirip dengan semak belukar. Faktanya, tanaman ini bukan semak belukar biasa. Laman New Scientist mencatat bahwa tanaman ini tumbuh subur di area gunung berapi yang memiliki suhu mencapai 72 derajat Celsius.

Bahkan, dalam beberapa kasus, tanaman yang dijuluki semak leher angsa ini dapat bertahan di suhu yang lebih ekstrem yakni sekitar 80 derajat Celsius. Habitat tanaman ini banyak ditemukan di tanah vulkanis yang tersebar di beberapa wilayah Selandia Baru.

Campylopus pyriformis merupakan salah satu spesies modern yang dihasilkan dari evolusi nenek moyang mereka. Pada awalnya, lumut hanya tumbuh di daerah yang sejuk. Namun, karena alam berubah, adaptasi ketat juga dilakukan agar dapat terus survive. Hasilnya, keturunan-keturunan mereka dapat hidup dengan suhu yang sangat panas.

4. Welwitschia mirabilis

Minim Air Gak Masalah! 5 Spesies Tanaman dengan Adaptasi Luar Biasa

Tanaman aneh ini memiliki penampakan yang cukup menyeramkan dan sepertinya tanaman besar ini terlihat sekarat di tengah tandusnya gurun pasir yang sangat panas.

Jangan salah, tanaman dengan nama ilmiah Welwitschia mirabilis ini merupakan spesies tanaman yang sudah hidup selama ribuan tahun di tengah tandusnya padang pasir di dataran Afrika.

Laman sains Untamed Science mencatat bahwa daun tanaman ini terdiri dari bagian-bagian yang unik dan khas. Adapun, bagian dari daun tersebut dapat menyerap embun dan mengubahnya menjadi air di dalam tubuhnya.

Proses fotosintesis dari tanaman penyintas ini juga unik karena karbon dioksida akan ditangkap pada malam hari dan dicampur dengan molekul lainnya untuk menghasilkan senyawa organik. Proses ini dinamakan CAM atau crassulacean acid metabolism.


5. Tillandsia

Minim Air Gak Masalah! 5 Spesies Tanaman dengan Adaptasi Luar Biasa

Saking kuatnya tanaman hias yang satu ini, kamu gak perlu memberinya air. Tanaman ini masih bisa hidup. Tanaman unik ini akan hidup di mana saja yang mereka suka, mulai dari batang kayu, bebatuan, tanah tandus, tembok rumah, tiang besi, atau di mana pun asal mereka masih dapat menyerap udara.

Crafty Plants dalam lamannya menjelaskan bahwa tanaman ini memiliki bagian unik yang menyerupai bulu-bulu halus di daunnya. Bagian-bagian halus inilah yang melindungi tanaman dari kekeringan sekaligus dapat digunakan untuk menyerap air dalam udara.

Jika beruntung, tanaman ini bisa saja tumbuh di batang tanaman lain dan menikmati makanan serta air gratis dari batang tanaman inangnya tersebut. Namun, jika alam mengganas, tillandsia akan tumbuh di mana pun dan sedapat mungkin menyerap air dari udara.

Itulah lima spesies tanaman yang memiliki kemampuan adaptasi luar biasa. Nah, terbukti kalau adaptasi merupakan salah satu kunci keberhasilan makhluk hidup untuk menjadi penyintas di alam liar, kan?

0 komentar:

Posting Komentar

Related image