Powered By Blogger

Minggu, 27 September 2020

5 Fakta Archelon, Penyu Terbesar yang Pernah Hidup di Bumi

 

5 Fakta Archelon, Penyu Terbesar yang Pernah Hidup di Bumi

Penyu adalah reptil yang tergabung dalam ordo Testudines. Ordo tersebut mencakup penyu, kura-kura, dan bulus atau kura-kura air tawar. Saat ini, hewan terbesar dalam ordo Testudines adalah penyu belimbing (Dermochelys coriacea) yang panjang maksimalnya mencapai 2 meter dan berat 680 kg.

Namun, pada zaman prasejarah, pernah hidup sejenis penyu yang jauh lebih besar dari penyu belimbing. Hewan itu bernama Archelon ischyros atau biasa disebut Archelon dan mereka adalah hewan Testudines terbesar yang pernah hidup di bumi. Sebesar apa mereka dan seperti apa kehidupannya? Ini dia ulasannya dalam lima fakta tentang Archelon.


1. Dua kali lebih besar dibanding penyu belimbing 

5 Fakta Archelon, Penyu Terbesar yang Pernah Hidup di Bumi

Archelon tidak diragukan lagi adalah penyu terbesar yang pernah hidup di bumi. Penyu belimbing yang berukuran raksasa saja belum ada apa-apanya dibanding Archelon. Dilansir laman BBC, panjang Archelon bisa mencapai 4,6 meter, alias lebih dari 2 kali lipat ukuran penyu belimbing.

Ukuran tersebut kira-kira sama dengan panjang hiu putih besar yang masih muda. Namun, bobot Archelon jauh lebih berat karena bisa mencapai 2 ton. Archelon sendiri memang masih berkerabat dengan penyu belimbing. Itulah kenapa penyu belimbing juga memiliki ukuran yang luar biasa besar.

2. Memiliki cangkang yang tidak terlalu keras 

5 Fakta Archelon, Penyu Terbesar yang Pernah Hidup di Bumi

Archelon hidup pada era Cretaceous akhir, yaitu sekitar 100 hingga 66 juta tahun lalu. Tidak seperti kura-kura darat, penyu memiliki cangkang yang tidak terlalu keras. Begitu pula dengan Archelon.

Laman New Dinosaurs menyebut bahwa seandainya Archelon memiliki cangkang yang keras, mereka pasti tidak bisa mengambang sambil berenang di laut.


3. Mampu berenang cepat karena siripnya yang besar

5 Fakta Archelon, Penyu Terbesar yang Pernah Hidup di Bumi

Ciri khas lain yang dimiliki Archelon adalah siripnya yang sangat besar dan panjang untuk mendorong tubuhnya yang besar mengarungi samudra. Karena cangkangnya yang relatif ringan dan siripnya yang besar, Archelon diperkirakan mampu berenang cepat.

Kecepatan renang itu sangat vital bagi Archelon untuk berburu mangsanya dan kabur dari serangan predator. Penemuan fosil sendiri menunjukkan bahwa Archelon banyak terdapat di lautan dangkal yang dulu pernah menutupi daratan Amerika Utara, seperti dilansir dari Thought Co.


4. Merupakan hewan omnivor 

5 Fakta Archelon, Penyu Terbesar yang Pernah Hidup di Bumi

Apa makanan Archelon? BBC menyebut bahwa hewan ini adalah omnivor. Mereka makan ikan, ubur-ubur, cumi-cumi, dan tumbuhan, bahkan bangkai hewan.

Seperti penyu modern, Archelon memiliki paruh yang tajam dan paruhnya itu cukup kuat untuk memecahkan cangkang Ammonoids, sejenis moluska purba yang bercangkang dan kini telah punah.

5. Meski sangat besar, Archelon juga punya predator alami 

5 Fakta Archelon, Penyu Terbesar yang Pernah Hidup di Bumi

Ukuran Archelon memang luar biasa besar, tapi mereka bukan satu-satunya predator raksasa yang menguasai lautan pada masanya. Archelon mesti berbagi samudra dengan Mosasaurus dan Cretoxyrhina, sejenis hiu purba yang berukuran 8 meter serta memiliki gigi sepanjang 8 cm.

Cangkang Archelon yang tidak terlalu keras gak selalu bisa melindungi dirinya, apalagi mereka juga gak bisa menyembunyikan kepalanya di dalam cangkang. Makanya, bentuk pertahanan diri Archelon ialah memanfaatkan ukuran tubuhnya yang besar serta kecepatan renangnya. Jika bisa selamat sampai dewasa, Archelon diperkirakan bisa hidup hingga berusia 100 tahun lebih.

Itulah lima fakta tentang Archelon, penyu terbesar yang pernah hidup di bumi. Benar-benar hewan yang luar biasa, ya!

0 komentar:

Posting Komentar

Related image