Powered By Blogger

Kamis, 24 September 2020

Seram, 5 Penemuan Arkeologis Ini Dianggap Membawa Kutukan

 

Seram, 5 Penemuan Arkeologis Ini Dianggap Membawa Kutukan

Benda-benda peninggalan purbakala yang ditemukan oleh arkeolog menjadi secercah titik terang untuk mengungkap sejarah peradaban kuno manusia. Dari temuan tersebut, ilmuwan dan ahli sejarah dapat melakukan penelitian secara mendalam untuk menguak fakta sejarah di baliknya.

Namun, ada beberapa penemuan arkeologis yang hingga kini masih diselimuti misteri karena dianggap membawa kutukan bagi penemunya. Bagaimana bisa begitu?


1. Makam Raja Tutankhamun

Seram, 5 Penemuan Arkeologis Ini Dianggap Membawa Kutukan

Kutukan Makam Tutankhamun mungkin menjadi misteri penemuan arkeologis yang paling terkenal. Raja Tutankhamun atau Raja Tut merupakan Firaun Mesir yang berkuasa pada masa dinasti ke-18 Mesir, yaitu 1333 Sebelum Masehi (SM) hingga 1324 SM. Makam Tutankhamun sendiri ditemukan pada 1922 di sebuah lembah dekat Luxor, Mesir.

Makam berusia ribuan tahun tersebut menarik perhatian para arkeolog dan ahli sejarah. Anehnya, beberapa orang yang terlibat dalam penelitian tersebut meninggal, beberapa di antaranya tanpa sebab yang jelas.

Ahli sejarah menyatakan, hal tersebut terjadi secara kebetulan. Pasalnya, beberapa orang yang meninggal tersebut memiliki jarak waktu beberapa tahun. Bukan hanya makam Raja Tut, hampir semua makam raja Mesir memiliki segel yang bertuliskan "kutukan".

Segel tersebut ditulis demikian untuk mencegah penjarah merusak makam-makam tersebut. Kemungkinan berikutnya adalah karena adanya bakteri dan virus yang memang bersarang di makam mumi tersebut. Pada saat imun tubuh sedang tidak bagus, seseorang bisa terserang virus yang membahayakan.

2. Terompet perang Raja Tut

Seram, 5 Penemuan Arkeologis Ini Dianggap Membawa Kutukan

Masih berkaitan dengan Raja Tut, kali ini giliran peninggalannya berupa terompet "sakti" yang dianggap membawa kutukan. Ditemukan hampir bersamaan dengan makamnya, terompet ini berada tidak jauh dari lembah pemakaman Raja Tut.

Terompet-terompet berbahan kayu, perunggu, dan perak ini diyakini mempunyai kekuatan mistis yang diyakini mampu menciptakan sebuah peperangan. Pada zaman Raja Tut, terompet ini hanya digunakan pada perang-perang besar.

Dicatat dalam laman BBC, terompet ini ditiup dan suaranya direkam supaya seluruh dunia dapat mendengarnya pada 1939 silam. Yang terjadi setelahnya adalah pecahnya Perang Dunia II di tahun yang sama.

Ilmuwan memang tidak serta merta menganggap bahwa Perang Dunia II terjadi akibat tiupan sebuah terompet kuno. Namun, bagaimana pun, kejadian tersebut telah terngiang-ngiang sebagai sebuah kejadian mengerikan yang dianggap sebagai akibat terompet pembawa sial Raja Tut.

Perang Dunia II sendiri dianggap sebagai salah satu perang terbesar yang melibatkan lebih dari 100 juta pasukan militer, merenggut sekitar 70 juta jiwa dan telah membuka jalan bagi penggunaan senjata nuklir. Apakah kutukan terompet Raja Tut sebuah kenyataan atau kebetulan?

3. Vas Basano

Seram, 5 Penemuan Arkeologis Ini Dianggap Membawa Kutukan

Vas bunga ini dibuat pada 1400-an oleh seniman asal Italia. Meski tak tampak mengerikan, namun Vas Basano ini punya kisah-kisah tragis di baliknya.

Begitu hebohnya pemberitaan ini hingga laman sains Mental Floss pun mengulasnya. Menurut sebuah cerita, vas tersebut pernah dihadiahkan kepada seorang wanita sebelum hari pernikahannya. Sayangnya ia terbunuh di malam sebelum pernikahannya, dan kabarnya ia sedang memegang vas hadiah tersebut.

Kutukan-kutukan tersebut terus berlangsung terhadap siapa saja yang memiliki Vas Basano. Akhirnya vas aneh tersebut dikubur, hingga ditemukan oleh seorang arkeolog pada 1988.

Pada tahun yang sama, Vas Basano dilelang dan dibeli oleh seorang apoteker. Namun, ia tewas secara misterius 3 bulan setelah memiliki vas tersebut. Vas tersebut dijual kembali pada seorang dokter, lagi-lagi ia meninggal tepat setelah ia membeli Vas Basano.

Sempat diserahkan kepada pihak kepolisian dan museum, namun akhirnya vas tersebut dikubur entah di mana. Beberapa kalangan yang skeptis percaya bahwa cerita-cerita tersebut terlalu dibuat-buat, karena faktanya, kini Vas Basano menghilang entah ke mana.


4. Manusia Es Otzi

Seram, 5 Penemuan Arkeologis Ini Dianggap Membawa Kutukan

Otzi atau Oetzi adalah mumi Manusia Es yang diperkirakan berusia 5.300 tahun. Penemuan arkeologis ini dianggap terkutuk, karena ada beberapa orang yang terlibat dalam penelitian Otzi yang meninggal tanpa sebab yang jelas.

Seperti diberitakan dalam Deutsche Welle, seorang arkeolog senior Amerika Serikat ditemukan meninggal dunia pada saat menulis tentang studinya yang berkaitan dengan Otzi.

Arkeolog tersebut adalah orang ke-7 yang meninggal dari semua ilmuwan yang meneliti tentang Manusia Es Otzi dalam rentang waktu satu tahun. Otzi ditemukan pada 1991 di pegunungan Alpen, dekat perbatasan antara Italia dengan Austria.

Pada awalnya, mumi tersebut ditemukan oleh seorang turis asal Jerman bernama Helmut Simon. Namun, turis tersebut meninggal akibat badai salju di sekitar penemuan mumi Otzi. Setelah itu, kepala tim penyelamat gunung yang membawa mayat Helmut juga akhirnya meninggal dunia.

Ilmuwan dan arkeolog yang meneliti Otzi juga meninggal dunia. Mereka adalah Konrad Spindler dan Rainer Henn. Bahkan, pendaki gunung kawan dari Henn juga harus meninggal karena pernah bersentuhan langsung dengan Otzi.

Tak cukup sampai di situ, arkeolog lain dan pembuat film dokumenter tentang studi Otzi juga meninggal dunia. Semuanya meninggal akibat pernah bersentuhan langsung dengan Otzi. Namun banyak ilmuwan percaya bahwa semuanya hanya kebetulan.

Pasalnya, banyak dari mereka yang ternyata sudah memiliki penyakit mematikan seperti tumor, kanker, dan jantung. Bagaimana menurutmu? Suatu kebetulan belaka?

5. Makam Raja Casimir IV Jagiellon

Seram, 5 Penemuan Arkeologis Ini Dianggap Membawa Kutukan

Dicatat dalam laman Ancient Origins, makam Raja Casimir IV Jagiellon disebut-sebut sebagai salah satu makam paling terkutuk di tanah Eropa. Casimir IV adalah raja Polandia sejak 1447 hingga hari kematiannya.

Pada era kepemimpinannya, Polandia menjadi salah satu negeri yang disegani di wilayah Eropa Barat hingga Timur. Casimir IV juga merupakan pejabat tertinggi Polandia yang menerima gelar Order of the Garter, sebuah ordo kehormatan dari Inggris.

Pada 1970, untuk pertama kalinya makam dari Raja Casimir IV diizinkan untuk dibuka guna penelitian. Izin khusus ini didapatkan dari Kardinal Karol Wojtila, yakni Uskup Agung Krakow. Izin ini diperlukan karena pemerintah Polandia saat itu sangat tertutup dan bersifat sosialis.

Namun, penelitian tersebut membawa petaka—setidaknya itulah anggapan sebagian orang. Sejumlah peneliti dan arkeolog meninggal akibat bakteri dan virus yang mungkin sudah ada pada makam tersebut.

Total ada 15 orang diketahui meninggal dunia akibat bersentuhan langsung dengan makam keramat tersebut. Sebagian besar meninggal akibat infeksi dan kanker. Penelitian terbaru menyatakan bahwa makam-makam kuno sering mengandung bakteri, virus, dan jamur yang membahayakan kesehatan.

Itu dia lima penemuan arkeologis yang dianggap membawa kutukan dan menjadi cerita seram di kalangan peneliti. Apakah kamu juga mempercayai adanya kutukan pada penemuan-penemuan tersebut?

0 komentar:

Posting Komentar

Related image