Powered By Blogger

Kamis, 26 November 2020

Ngeri Banget, Ini 5 Hal yang Akan Terjadi jika Bumi Berhenti Berotasi


Kita semua tahu bahwa Bumi kita ini berputar pada porosnya atau disebut juga rotasi. Fenomena ini menyebabkan terjadinya siang dan malam. Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa Bumi harus berotasi dan apa yang akan terjadi jika Bumi berhenti berotasi? 

Pada intinya, berhentinya rotasi Bumi tidak akan menghasilkan sesuatu yang baik, justru akan menjadi bencana. Ayo, kita bahas hal apa saja yang mungkin terjadi apabila Bumi tiba-tiba berhenti berputar pada porosnya.

1. Semua yang ada di Bumi akan terbang ke timur dengan kecepatan tinggi yang tidak beraturan


Kita tidak bisa menyadari kecepatan tinggi saat Bumi berputar. Namun, menurut NASA, jika Bumi berhenti berotasi, semua yang ada di permukaan Bumi akan tercabut dari tanah dan terbang ke timur dengan cepat, lalu akhirnya akan jatuh kembali. Di daerah ekuator, kecepatannya akan menjadi yang terbesar, yaitu sekitar 1.000 mph, sementara bagian yang lebih dekat ke kutub kecepatannya akan mencapai 800 mph.

2. Sebagian tempat akan sangat panas dan sebagian menjadi sangat dingin


Dilansir laman Science Focus, apabila Bumi tidak berputar pada porosnya sendiri, 1 hari akan berlangsung selama setahun. Artinya, Bumi akan mengalami siang hari selama 6 bulan. Secara bertahap, hal ini akan memanaskan planet Bumi hingga lebih dari 100 derajat Celsius.

Benua yang luas akan menjadi sangat panas, kemudian danau dan sungai akan mendidih dan tertiup oleh angin kencang menuju ke kutub. Begitu pun dengan malam hari yang akan berlangsung selama 6 bulan dan menjadi daerah yang sangat dingin dalam jangka waktu yang lama.

3. Semua air di Bumi akan terkumpul dan membentuk dua samudra dan benua baru akan terbentuk


Saat ini, air Bumi berkumpul di ekuator karena adanya gaya sentrifugal. Dilansir laman Brightside, jika Bumi secara mendadak berhenti berotasi, ini akan membuat daratan dan air terdistribusi ulang dan membentuk dua samudra besar di kutub utara dan selatan. Kemudian, tanah di khatulistiwa akan naik dan membentuk benua raksasa yang baru dan menutupi seluruh planet melalui ekuator.

4. Bentuk Bumi akan berubah menjadi bola yang sempurna


Perputaran Bumi pada porosnya dengan kecepatan seperti saat ini menyebabkan bentuk Bumi menonjol di sekitar ekuatornya sehingga tidak berbentuk bulat sempurna. Tanpa perputaran ini, gravitasi akan mampu menarik Bumi dan menjadi berbentuk bola sempurna.

Walaupun tampak menarik, ini sebenarnya adalah masalah besar. Menurut laman Universe Today, tonjolan di tengah Bumi menyebabkan lautan berada di khatulistiwa sejauh 8 km. Jika Bumi bulat sempurna, lautan dunia akan menyebar dan membentuk samudra mengelilingi kutub utara dan selatan dengan satu benua besar yang terbentuk di tengah Bumi.

5. Akan terjadi radiasi sinar Matahari

Dikutip dari laman Science Explorer, para ilmuwan percaya bahwa medan magnet Bumi terbentuk karena rotasi Bumi dan komposisi inti. Apabila Bumi berhenti berotasi, medan magnet akan menghilang sehingga kita tidak terlindungi dari radiasi ultraviolet Matahari yang berbahaya dan angin Matahari yang mematikan. Seperti yang kita tahu, radiasi ultraviolet dari Matahari sendiri bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Ngeri juga, ya, jika Bumi benar-benar berhenti berotasi. Jika benar terjadi, sudah pasti akan ada banyak kerusakan, bahkan kepunahan di muka Bumi ini. 

0 komentar:

Posting Komentar

Related image