Powered By Blogger

Kamis, 12 November 2020

Sempat Bikin Heboh, Ini 5 Prediksi Kiamat Ini Ternyata Tidak Terbukti

Kiamat dipahami sebagai hari berakhirnya kehidupan di alam semesta dan segala isinya. Walaupun kapan terjadinya kiamat adalah misteri yang hanya diketahui oleh sang maha pencipta, tapi banyak orang yang penasaran dan bahkan mencoba memprediksi seputar kapan terjadinya kiamat.

Sejak berabad-abad lalu sampai saat ini, telah banyak ramalan tentang kiamat dan semuanya menyebabkan kehebohan di tengah masyarakat. Ada yang menjadi sangat panik bahkan hingga melakukan persiapan dengan harapan bisa selamat dari kiamat, tapi ada juga yang masa bodoh dan tidak mempercayai prediksi tersebut. Dan seperti yang kita tahu, tak satupun prediksi tersebut terbukti kebenarannya.

Dilansir dari laman Live Science dan Britannica, inilah prediksi tentang kiamat yang sempat menghebohkan dan tidak terbukti kebenarannya.

1. Kalender Suku Maya, 21 Desember 2012


Kamu pasti ingat soal ramalan kiamat tahun 21 Desember 2012. Saking hebohnya, sampai-sampai dibuat film berjudul 2012 yang menceritakan soal peristiwa kiamat tahun 2012. Padahal, 21 Desember 2012 menandai akhir dari "Great Cycle" pertama dari kalender Penghitungan Panjang Maya. Banyak yang salah menafsirkan ini sebagai akhir mutlak dari kalender, dan prediksi hari kiamat terjadi.

Tapi nyatanya, berakhirnya perhitungan kalender Suku Maya sama sekali tidak menandakan bahwa kehidupan di bumi juga ikut berakhir. Terbukti, prediksi tersebut sudah berlalu delapan tahun yang lalu dan bumi masih terus berputar sampai detik ini.

2. Komet Halley, 1910



Pada tahun 1881, seorang astronom menemukan melalui analisis spektral bahwa ekor komet mengandung gas mematikan yang disebut sianogen. Sampai akhirnya orang-orang sadar bahwa bumi akan melewati ekor komet Halley pada tahun 1910.

Kemudian, media berspekulasi bahwa ini akan menyebabkan planet bumi bermandikan gas beracun yang mematikan. Tentu saja, kabar ini mengakibatkan kepanikan yang meluas di banyak negara. Akhirnya, para ilmuwan kemudian menjelaskan bahwa tidak ada yang perlu ditakuti dari fenomena ini.

3. Millerisme, 1843-1844





Seorang pemimpin agama bernama William Miller pernah berkhotbah pada tahun 1831 dan mengatakan bahwa akhir dunia akan terjadi dengan kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali pada tahun 1843. Pernyataannya ini membuat 100 ribu pengikutnya percaya bahwa mereka akan dibawa ke surga ketika momen tersebut tiba.

Ketika prediksi tahun 1843 gagal terwujud, Miller menghitung ulang dan mengatakan bahwa dunia akan benar-benar berakhir pada tahun 1844 dan lagi-lagi prediksinya ternyata meleset

4. Banjir besar, 25 Februari 1524



Johannes Stoffler, ahli matematika dan astrolog Jerman yang dihormati oleh banyak orang pernah memprediksi bahwa akan terjadi banjir besar yang menutupi dunia pada tanggal 25 Februari 1524, ketika semua planet yang diketahui akan sejajar di bawah Pisces, zodiak tanda air.

Akibat ramalan ini, ratusan pamflet yang mengumumkan perihal banjir yang akan datang tersebar di mana-mana dan menimbulkan kepanikan umum. Bahkan, ada yang sampai melakukan persiapan agar selamat dari 'kiamat' ini.

Nyatanya, pada hari yang dimaksud, tidak ada banjir yang menutupi bumi hingga menyebabkan berakhirnya kehidupan.

5. Nostradamus, Agustus 1999



Tulisan-tulisan Michel de Nostrdame yang sangat kabur dan metaforis telah membuat banyak orang penasaran selama lebih dari 400 tahun. Tulisannya yang dapat diinterpretasi dengan sangat fleksibel telah diterjemahkan ke dalam banyak versi yang berbeda. Salah satu syair paling terkenal berbunyi, "Tahun 1999, bulan ketujuh / dari langit akan datang raja teror yang hebat."

Banyak pemuja Nostradamus menjadi khawatir bahwa tulisan ini merupakan visi dari Nostradamus tentang Armagedon. Walaupun begitu, ternyata prediksi tersebut tidak benar.

Semua prediksi tentang kiamat ini menyebabkan kegaduhan bagi banyak orang. Kita memang wajib percaya terhadap terjadinya kiamat. Akan tetapi, perihal kapan terjadinya kiamat tidak ada satupun makhluk yang mengetahuinya. Jadi, daripada mempercayai ramalan-ramalan seperti ini, lebih baik kamu fokus memperbanyak amal baik.

0 komentar:

Posting Komentar

Related image